Ma-bo 35.3

1681 Words

Marcel menatapi rumah megah di hadapannya, sepasang netra itu tertuju pada pintu masuk, dengan pikiran yang berangan jauh melayang. masih berada di atas mobil yang sudah terparkir rapih di halaman rumah. Namun kakinya seolah enggan untuk turun, banyak alasan yang membuatnya masih bertahan di dalam mobil dengan udara yang terasa cukup panas walau pendingin udara sudah dia nyalakan. Bukan udara yang membuatnya gerah, tapi perasaan bingung dan juga takut sesuatu terjadi pada istrinya lah yang membuat Marcel meradang. Lalu dia juga bingung akan menjawab apa, jika sang mertua bertanya dimana putrinya, dan kenapa tidak bersamanya saat berkunjung seperti sekarang ini. Lalu tak tau pula apa alasan yang akan di katakan nanti jika sang mertua murka saat mendapati sang putri kabur dari rumah serta me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD