Bab 39

1103 Words

Slleeshhh ... pencopet itu mengeluarkan pisau dari dalam kantung celananya. Ia mengarahkan benda itu tepat pada leher Rani. Sontak saja Rani dan Bayu terkejut. "Aduh, aduh, aduh jangan, Mas. Jangaannnn! tolong singkirkan pisau itu. Singkirkan, Mas Bayu tolong Rani, Mas!" Rani mulai meracau ketakutan. Sebilah pisau yang saat ini telah siap menggores lehernya yang mulus telah membuatnya gemetaran. "Saya tidak ingin membuat keributan. Saya juga tidak ingin mengambil apa yang sudah kalian ambil. Tapi tolong, kalian lepaskan Adik saya. Kami akan pergi dan semuanya impas," tawar Bayu kemudian. Ke dua copet itu saling lirik, berdiskusi tentang tindakan apa yang akan mereka ambil. Bayu melihat ke sekelilingnya, memastikan tidak ada orang lain di sekitar sana karena kemudian ... Swuuusshhh ..

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD