75th Floor

1006 Words

            “b******k !” ia memaki tanpa berusaha memelankan suaranya. Mr. Durrolf kemudian mengambil ponselnya dan ia menghubungi seseorang nampaknya.             “Alec ! Budakku melarikan diri ! Aku tidak mau tahu kau harus mendapatkannya kembali !” perintah mr. Durrolf. Terdengar jawaban dari seberang dan sepertinya Alec menjawab santai.             “Mohon maaf, Mr. Durrolf. Anda telah membeli b***k itu dan jika b***k itu melarikan diri, itu sudah bukan tanggung jawab saya lagi.” balas Alec tenang. Mr. Durrolf membelalak mendengarnya. Emosinya seperti memuncak seketika.             “Oh, aku bisa membatalkan cek itu Alec jika kau tidak mencari anak itu segera. Bukankah kalau begitu kita sama-sama adil ?” Mr. Durrolf berdesis mengancamnya dan Alec langsung terkeju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD