Bab 22. Tuduhan Mira

1060 Words

“Nurul, Mbak ingin bicara denganmu.” Mira segera meraih tangan Nurul dan menariknya ke luar rumah. Nurul yang saat itu sedang menyapu ruang tamu langsung terkejut dengan tindakan MIra, kakaknya. Pasalnya selama ini MIra tidak pernah meperlakukannya dengan sekasar itu. “Ada apa sih, Mbak? Sakit tahu.” Nurul segera menarik tangannya dengan kasar saat mereka sudah ada di halaman rumah. “Sekarang jawab pertanyaan Mbak, apa kamu yang sudah memberitahu Ibu tentang hubungan Mbak dan Mas Adam? Dan apa kamu juga yang menunjukkan struk pembayaran rumah sakit kepada Ibu?” Nurul mengerutkan dahinya, ia seolah tidak mengerti dengan tuduhan yang di berikan Mira kepadanya. “Aku,” ucapnya sambil mengarahkan jari telunjuk ke arahnya. “Kenapa Mbak Mira menuduhku?” tanya Nurul yang masih terlihat bi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD