Pemikiran Mendalam

2658 Words

"Ini memang agak mendadak, Dra. Tapi sebenarnya kan kita udah pernah obrolkan ini sebelum kamu berangkat ke New York. Atasan ya kalau memiliki pegawai yang kinerjanya bagus dan loyal, pasti ingin mempertahankan. Ditambah lagi, direktur bidang untuk divisi kamu kan akan segera pensiun. Beliau juga akan kembali ke negaranya. Kamu kan sudah lama ikut dengannya. Posisimu juga pas di bawah dia. Jadi--" "Memang bu Jen gak mau naik, pak? Kan beliau wakilnya. Saya sungkan rasanya--" "Oh kamu belum tahu ya? Bu Jen ingin fokus dengan kesehatannya jadi kemungkinan akan pensiun dini. Sehingga ya hanya kamu pilihannya. Dan lagi, kantor pusat juga lebih merekomendasikanmu. Aku baru saja menerima email dari mereka." Andra menarik nafas dalam. Ini pilihan yang berat ya? Seperti yang ia tahu, direktur b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD