Hanya Rali yang tak bisa datang ke acara syukuran itu. Karena gadis itu sibuk dengan urusannya di kampus. Rafa tak masalah. Gadis itu sudah mengirim pesan permohonan maaf karena tak bisa datang. Tapi setidaknya kedua orangtuanya datang. Ketika hari ini pulang, kening Ralisha mengerut melihat Alvin tiba di depan rumahnya. Ada mobilnya. Orangnya baru saja keluar dari mobil. Tampaknya sudah lama datang. Kenapa tak masuk ke rumah? Aaah mungkin kedua orangtuanya belum pulang ya? "Tadi baru mau balik tapi ternyata kamu udah sampai. Abis dari kampus?" Rali mengangguk. Masih agak asing dengan kehadiran Alvin di sini. "Ada apa ya, uda?" Lelaki itu berdeham. "Besok mamaku akan tiba di sini. Mau temani aku? Biar bisa menjemputnya bersama-sama?" Eung....bagaimana ya mengatakannya ya? "Anu.....

