"Rali itu beneran gak pernah ada hubungan sama cowok?" "Setahu aku emang gak ada, bang. Kenapa sih? Takut ya?" Alvin mengangguk pelan. Ia memang punya masa lalu tapi ia tak mau pasangannya punya masa lalu. Apalagi kalau ada pasangan yang ijut serta. Ah mantan pasangan maksudnya. Apalagi kalau sampai sepertinya. Tiba-tiba muncul dan mulai merecoki hidupnya. Ya mamanya emang tampak seperti menerima kehadirannya. Tapi begitu ia pulang, mamanya melempari tas itu. Melempar dengan pelan tentunya. "Nanti kamu fotoin itu yang bagus. Mau mama jual. Kali aja asli beneran." Ya mamanya tak pernah mau rugi sih. Selagi bisa mengambil keuntungan, kenapa harus menolak? Walau kesannya m******t ludah sendiri dan menjatuhkan harga diri. Alau soal uang itu harus. "Khawatir sih. Capek aja kalau harus ng

