14). Drama Bubur Ayam

981 Words

*** "Apa enggak kasihan, Pak, Mbak Nina disuruh cari sarapan sambil gendong Raja? Repot pasti nanti bawa buburnya." Menoleh dengan raut wajah malas, itulah Gibran setelag pertanyaan tersebut didapatkannya dari Windy. Masih berada di apartemen, saat ini dia dan sang sekretaris tengah menunggu Syanina membeli bubur, karena memang tak ada perubahan, Gibran tetap meminta perempuan itu turun ke bawah. Tak sendiri, Syanina pergi sambil menggendong Raja. Terlalu khawatir jika meninggalkan sang keponakan di apartemen, hal tersebutlah yang menjadi alasan dan Gibran tentu saja tak peduli karena dibawa atau tidaknya Raja, dia merasa tak punya urusan. "Apa kamu saya bayar buat ngerasa iba pada Syanina?" tanya Gibran sambil menaikkan sebelah alis—membuat Windy seketika menyesal karena bertanya. "Di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD