13). Perdebatan Pagi

949 Words

*** "Syanina bangun, Syanina. Saya mau sarapan." Terbangun spontan setelah sebelumnya terlelap di sofa, Syanina menoleh ke arah pintu usai perintah tersebut didengarnya dari sana. Tak perlu bertanya, Syanina tahu siapa orang yang memintanya bangun sehingga meskipun dilanda pusing, mau tak mau dia beranjak. Tak bisa tidur dengan tenang seperti ketika Raja ditangani Elara, semalam Syanina mulai begadang. Terbangun pukul sepuluh, dia harus memomong Raja hingga pukul satu dini hari, dan tak sekali, Syanina kembali membuka mata pukul tiga pagi sampai akhirnya setengah lima subuh, dia baru bisa kembali terlelap. "Ada apa?" tanya Syanina setelah sebelumnya membuka pintu. "Saya harus ngantor dan saya butuh sarapan," ucap Gibran. Belum terlalu rapi, pria itu masih mengenakan kaos polos putih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD