16). Penolakan

974 Words

*** "Syanina!" Terperanjat dari tidur singkatnya di sofa, Syanina mengerjap setelah seruan tersebut didengarnya dari luar kamar. Beralih atensi ke pintu, selanjutnya dia memandang box tempat Raja terlelap. Pukul tujuh malam, Syanina barusaja menidurkan Raja sekitar dua puluh menit lalu. Tak ada siapa pun, sejak pukul empat sore tadi dia dan Raja berdua karena memang setelah seharian menetap, Elara memutuskan untuk berpamitan pulang. Gibran? Sore tadi pria itu tak ada pulang, dan tanpa berniat menelepon untuk bertanya, Syanina memilih untuk fokus pada sang keponakan sampai akhirnya suara sang suami terdengar. "Harus banget ya teriak-teriak? Panggil secara biasa kan bisa," ucap Syanina setelah beberapa detik mengumpulkan nyawa. Beranjak dari sofa, selanjutnya Syanina mengecek dulu Raja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD