Nao : Nao sent you a photo (mulmed) Nao : Ori, itu lucu, yaaa ? Orion tersenyum membaca pesan yang dikirim calon istrinya. Mengirim contoh undangan atau dekorasi pernikahan seolah menjadi rutinitas baru Nao akhir-akhir ini. Gadis itu begitu antusias dengan rencana pernikahan mereka. Iya, setelah kesalahpahaman antara ia dan Nao selesai, selang beberapa saat, Orion benar-benar melamar Nao. Ia takut kalau ada permasalahan baru lagi yang coba menyusup menghancurkan rencana mereka. Meski tanggal pernikahan terpaut cukup jauh dari prosesi lamaran itu. Bukan tanpa sebab, Orion meminta waktu untuk menyelesaikan pendirian apotek, juga renovasi rumah, agar bisa memberikan kehidupan yang layak bagi Nao nantinya. Dan kedua orang tua gadis itu langsung mengiyakan. Sementara rumah singgah rencananya

