"Kalau bisa dibawa kabur, pasti sudah dibawa kabur Ayahmu itu." Rain tertawa. Soalnya memang tak mau lepas dari Hana. Ayah dan Ibunya bahkan baru pulang menjelang jam sepuluh malam. Hana sudah tidur. Tapi Ayahnya tak berhenti menatap anaknya itu. Ia geleng-geleng kepala. Kalau ibunya tak bawel mengajak pulang, mungkin tak akan pulang. Malah bertanya pula kapan Husein pergi dinas dan tak membawa anak juga cucunya. Hahahaha. "Besok Rain ke sana kok, Yah." Ia menghiburnya. Ya memang ada rencana untuk ke sana kok. Ia kan mau lihat rumahnya. Kalau Husein kan pasti kembali bekerja seperti biasa. Dinas ya ke Bandung. Tapi langsung pulang kok. Tak menginap di sana. Karena Rain bilang begitu, agak ringan lah langkahnya untuk meninggalkan apartemen itu. Ya pulang berdua dengan istrinya. Tak ber

