197. Tukang Ngambek

1318 Words

Meninggalkan Andi yang tertegun sejenak mencerna kata-kata Lyra. Lalu setelahnya ia tersenyum tipis dan ikut melangkah masuk ke dapur. Mengikuti Lyra dan Kanaya yang berada disana. Dan terlihatlah olehnya, istri dari bosnya itu sedang berdebat dengan Lyra. Yang tampaknya melarangnya untuk membuat kue yang baru. “Mbak, ayolah jangan seperti ini. Nanti aku juga yang kena semprot mas Rey lho! Lagipula mbak harus istirahat bukan? Nggak lupa kan apa kata dokter?” Peringat Lyra pada Kanaya yang saat sedang mengerucutkan bibirnya kesal. Menatap Lyra penuh kekesalan. “Tapi kan aku nggak capek. Sebentar lagi yah? Sampai kue ini matang. Baru deh kita pulang? Boleh yah? Yah.... please!” rayu Kanaya sambil memasang wajah memelasnya berharap agar Lyra luluh olehnya. Menurut Kanaya, Lyra adalah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD