“Ah, sepertinya aku butuh air.” Gumam Kanaya yang segera saja mencari toilet. Dengan langkah tergesa-gesa, Kanaya mencari letak toilet tanpa memperdulikan adanya bahaya yang tengah mengintainya. Rupanya dari belakang. Pria tadi yang memberikan minuman pada Kanaya sedang mengikutinya. Tepat di depan toilet wanita. Dengan seringai liciknya. Ia menoleh ke kanan dan kiri. Mencoba melihat keadaan aman. Agar ia bisa lebih leluasa melakukannya. Lalu pria tersebut masuk ke dalam toilet wanita yang terdapat Kanaya di dalamnya. *** Sedangkan Reynand. Merasakan ada sesuatu yang membuat perasaannya tak enak. Ia mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya untuk mencari keberadaan Kanaya. Namun, tak dapat ia temukan dimana kekasihnya itu. Akhirnya, ia pamit pada beberapa rekan bisnisnya untuk menc

