Gendhis keluar ruangan Emran dengan wajah bermuram durja. Abi, Riki dan Sri menunggunya untuk pulang bareng. "Ayo Gendhis kita pulang!" Ajak Riki. "Lho, kan jam pulangnya sepuluh menit lagi, pak." "Kita jalan ke bawah juga sudah sepuluh menit." Gendhis mencebikkan bibirnya. "Mana ada pak? Lima menit kurang itu ke bawah juga" "Kita pulang tenggo, Dhis," ucap Abi. Gendhis yang sudah merapihkan semua barangnya sebelum ke ruangan Emran langsung mengambil tas dan juga tas yang berisi kotak makannya. "Let's go, pak!" Gendhis sudah tidak bermuram durja lagi karena sedihnya hanya sesaat saja. Abi mengunci pintu, Riki, Sri dan Gendhis menunggunya. Emran juga sedang mengunci pintu ruangannya. Mata Gendhis dan Emran saling bersirobok, setelah itu Gendhis langsung mengalihkan pandangannya

