Pertemuan Saudara

1751 Words

Gadis menonaktifkan lagi ponselnya setelah mengirimkan kontak Gabril. Tidak ingin Aksa curiga, dia berjalan kembali ke meja yang ditempati Aksa dan kakak ipar sambil memegang perut. Pura-pura sakit. "Kok, perut aku enggak enak, ya? Makanannya belum beres juga. Hah!" "Sabar, Dis. Pengunjung bukan cuma kita. Lihat tuh, ada anak kecil udah dari tadi lho. Karena emang tempatnya rame banget," seru kakak iparnya dengan nada lembut. Namun, saat melihat Gadis mengambil majalah yang disediakan di samping meja, lalu menutup mukanya dan menahan tawa, Gabril sadar kalau adik iparnya hanya berpura-pura. Dia injak kaki Gadis hingga perempuan muda itu mengaduh. "Balik ke toilet lagi sana!" Gabril menyeru demi membantu Gadis melanjutkan sandiwaranya. "Udah enggak apa-apa, kok." Bersamaan dengan i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD