BAB 9

1791 Words
“Halo Vine,” Aku menoleh mendengar seseorang memanggil namaku. Claudia. Dia sahabatku sekaligus penulis dari novel Cinderella dan Villain. Aku langsung memukul kepalanya kesal. Dia tersenyum. “Keluarkan aku dari sini!!” teriakku marah. “Keluar? Kemana? Kau masuk sendiri kesini!” “Aku? Itu tidak mungkin! Aku mau pulang sekarang!” marahku. Claudia tersenyum lembut padaku. “Selamatkan Alegria dari kematian.” “Kenapa aku harus menyelamatkannya?? Kau penulis novel tersebut! Kau hanya harus menulis ulang novel itu!” omelku. “Aku mau pulang.” “Sudah saatnya kau bangun.” Katanya. “Tunggu Claudi-” “Kau akan melupakan pertemuan ini.” ujarnya lagi dengan menjetikan jarinya. ***❤*** Aku terbangun dari tidurku. Dan melihat kesekelilingku. Kepalaku terasa sakit. “Nona... Akhirnya anda bangun juga.” ucap seseorang yang tiba-tiba sudah ada disampingku. Aku terlonjak terkejut. Aku menatap orang itu dan merasa tidak asing. Rambut Pink dan mata Ungu yang indah. Laki-laki itu tersenyum. “Nona... Perkenalkan saya Reiner Oslo Ludwig.” “Hah?” “Panggil saja saya Reiner.” katanya dengan tersenyum ramah. Aku terkejut. Reiner?? Reiner?? Tunggu, namanya Reiner Oslo Ludwig? Protagonis yang membunuh Alegria dan Deon. Aku gemetar takut. “Arrghhh...” teriakku. “Pergi!!” usirku. Reiner menatapku terkejut. Tak lama beberapa orang berdatangan. “Kakak!!” “Ria.” “Alegria!!” “Nona..” Mereka berlari ke arahku. Dary langsung memelukku erat dan menangis. Aku menatapnya bingung. “Alegria.. Aku takut sekali kamu tidak akan bangun.” ucap Ziel dengan memegang tanganku. Aku bingung, Deon menunduk dan menangis. “Nona.. Anda membuat saya khawatir.” ucapnya lemah. Aku mengerjapkan mataku berkali-kali. “Apa kau ingat apa yang terjadi padamu?” tanya Axel kali ini. Aku bingung. Tak mengerti dengan mereka semua. Kenapa orang-orang yang ingin aku mati berkumpul disini. “Kalian kenapa?” tanyaku akhirnya. “Nona tiba-tiba tidak bernafas. Untung ada Tuan Reiner kesini. Dia merawat nona selama 20 hari.” “20 hari?” “Kakak tidur selama 20 hari.” kali ini Dary yang menjawabnya. Aku bingung dan tidak mengerti. Aku tertidur selama 20 hari? “Apa kau ingat apa yang terjadi padamu? Kita harus menangkap orang yang mencoba membunuh putri Dominique.” ucap Axel. Aku menatapnya bingung. Sejak kapan Axel berubah sok perhatian seperti ini. “Apa ada yang sakit?” tanyanya lagi. Aku mengerjapkan mataku berkali-kali. Aku bingung. Aku ingat dengan jelas bahwa Axel adalah orang yang selalu berusaha membunuhku. Tapi kenapa dia tiba-tiba berubah seperti ini. “Aku tidak sadarkan diri selama 20 hari?” tanyaku akhirnya. “Iya. Aliran mana ditubuh nona tiba-tiba rusak dan tidak stabil.” jawab Reiner. “Maaf tuan-tuan... Nona Alegria harus istirahat.” kata Reiner lagi. Axel langsung menarik Dary agar menyingkir dari Alegria. “Kau mau makan?” tanya Axel. “Aku akan menyuruh koki membuatkan makanan kesukaanmu.” “Iya.” kataku. “Terimakasih.” Axel menatapku terkejut. Tapi, laki-laki itu tersenyum kemudian. Ia menyuruh Deon dan Ziel pergi dan membiarkanku istirahat. “Dia tidak keluar?” tanyaku dengan menunjuknya. “Alegria itu tidak sopan dengan menunjuk seseorang yang menyelamatkan nyawamu dengan mengatakan Dia.” tegur Axel. “Ah, maaf. Maksudku tuan itu tidak pergi?” “Tidak. Dia akan menjagamu. Siapa tau kau nanti tidak bangun lagi.” katanya yang kemudian menunduk hormat ke Reiner kemudian pergi. Aku menganguk meskipun tidak mengerti apa yang terjadi. Reiner lalu menjetikan jarinya dan muncul kursi. Ia lalu duduk menatapku. Aku balas menatapnya. Meskipun aku tidak mengerti apa yang terjadi aku meminta maaf atas ketidaksopananku dan berterimakasih. Meskipun aku cukup enggan berterimakasih karena orang didepanku yang telah membunuhku dan Deon. Aku masih bingung sebenarnya. Kenapa aku bisa bertemu Reiner. Setauku harusnya aku bertemu dengannya di pesta Delphi dan bertemu kembali di Akademi pada waktu ajaran baru nanti. “Sesuai dengan rumor yang beredar Keluarga anda sangat menyayangi anda. Terutama Tuan Erick dan adik anda tuan muda Dary.” kata Reiner. Aku menatapnya bingung tak mengerti. Tanpa diminta Reiner memberitahu keadaanku waktu itu. Deon bersama dengan beberapa pelayan mencoba membangunkanku. Tapi sayangnya aku tidak bangun. Badanku sangat panas dan tidak bergerak sama sekali. Deon terkejut dan tetap mencoba membangunkanku tapi aku tak kunjung bangun. Deon langsung melaporkannya ke Dokter keluarga. Tapi sayangnya Dokter tidak dapat mendiagnosisnya. Tak lama Dary datang, mengetahui keadaan kakaknya dia langsung melaporkanya ke Axel yang ditemuinya ketika hendak melaporkan ke ayahnya. Axel langsung berlari ke kamarku, melihat Deon menangis Axel terkejut. Hal tersebut dikarenakan aku tiba-tiba tidak bernafas. Axel memberitahu Erick. Erick sangat terkejut mengetahuinya. Alegria tidak bernafas tapi tubuhnya sangat panas. Lalu Ervin tiba-tiba datang dan memberitahu bahwa hal tersebut biasanya dikarekan jaringan mana tidak stabil. Ia menyarankan memanggil Penyihir daripada Dokter. Lalu Ervin memberitahu bahwa di pesta Delphi nanti Reiner Oslo keluarga penyihir dari Selatan akan datang. ****❤**** Reiner povv... Aku tau bahwa di Barat ada 2 keluarga yang berkuasa. Dominique dan Heiden. Heiden bertugas nengatur pemerintahan Internal dan Dominique mangatur pemerintahan Eksternal. Oleh karena itu, Barat menjadi negara yang sangat Besar melampui Negara Utara. Meskipun begitu, Utara masih tidak dapat diremehkan. Beberapa kali aku mencoba masuk kesana tapi selalu gagal. Aku penasaran dengan wilayah Utara dan kudengar dari mata-mataku Erick pemimpin keluarga Dominique memiliki hubungan dengan Utara. Jadi, ketika Delphi dari Barat mengundangku ke pesta ulangtahun putrinya aku pun datang. Siapa tau aku nanti bisa bertemu dengan anggota keluarga Dominique. Selain itu, ada rumor yang mengatakan bahwa keluarga Dominique memiliki seorang putri yang sangat cantik. Namanya Alegria. Bisa dikatakan dia adalah bulannya negara Barat dan Black Noirnya Dominique. Tentu saja aku penasaran. Aku ingin tau secantik apa perempuan itu. Selain itu, aku juga penasaran karena ada rumor yang mengatakan bahwa putri Dominique memiliki julukan Si Bodoh Alegria dan Si Gila Alegria karena terlalu mencintai Ziel Heiden. Tapi sayang, katanya Ziel tidak menyukai Alegria dan menyukai perempuan lain. Katanya perempuan itu tidak kalah cantik dari Alegria. Sebenarnya banyak yang mengatakan Alegria sangat cantik tapi, wajahnya sangat menakutkan. Oleh karena itu Bulan negara Barat diisi oleh perempuan yang baik itu. Aku lupa namanya. Tapi katanya dia sehangat matahari pagi. Aku juga penasaran dengan perempuan itu. Tapi aku lebih penasaran setampan apa Ziel hingga dua perempuan itu merebutkannya. Ada juga yang bilang bahwa Alegria sangat kejam dan keluarganya yang sangat menyayanginya diam saja. Tapi, dari yang ku dengar dari mata-mataku Keluarga itu tidak memperdulikan Alegria karena Alegria hanyalah anak haram keluarga itu. Tentu saja aku lebih mempercayai mata-mataku. Ketika pesta berlangsung, aku melihat orang bernama Ziel dan perempuan berambut Pirang yang menempeli Ziel. Sepertinya perempuan itu yang bernama Deby. Yah, dia cantik seperti yang dirumorkan. Saat ini aku penasaran dengan Alegria. Sejahat apa wanita itu nanti. Tapi tiba-tiba Erick Dominique bersama dengan beberapa pengawalnya datang. Erick terlihat terburu-buru dan langsung ditemui si tuan rumah. Setelah itu, tiba-tiba si Tuan rumah langsung menunjuk ke arahku dan Erick menghampiriku, berjalan padaku. Wajahnya terlihat sangat khawatir. Dia langsung memohon padaku untuk datang ke rumahnya memeriksa keadaan putrinya yang jatuh sakit. “Saya mohon Pangeran, saya akan memberikan bayaran yang mahal jika anda bisa menyembuhkan putri saya. Saya dengar anda seorang penyihir yang hebat.” katanya. Tentu saja aku langsung menerimanya. Dengan begini aku bisa langsung memiliki hubungan dengan Erick Dominique. Tak lama seorang pemuda berambut merah datang. Aku mengenalnya. Dia Ziel Heiden. Mendengar bahwa Alegria jatuh sakit dia langsung ikut ke kediaman Alegria. Untuk mempersingkat waktu aku membuka portal yang langsung menuju ke rumahnya. Tentu saja aku hanya bisa sampai pagar depan rumahnya. Tidak bisa masuk kedalam karena kediaman ini memiliki sihir Kuno. Ketika sampai disana aku terkejut melihat jaringan mananya. Mananya sangat tidak stabil dan berbenturan. Aku terpesona melihat mana itu, warna emas dan hitam yang berbenturan. Perempuan ini memiliki sihir yang cantik. Aku langsung memperbaikinya. Panas tubuhnya turun dan jantungnya mulai berdetak. Cukup sulit untuk memperbaikinya. Tapi untungnya aku sangat alih. Aku mengawasi mana itu, dan memeriksanya. Anehnya. Mana itu hilang. Seolah tubuh itu kosong dan tidak memiliki jiwa. Aku meminta mereka semua keluar dan membiarkanku berkosentrasi untuk mencari masalahnya. Aku menunggui tubuh itu. Beberapa kali tubuh itu dipenuhi mana hitam pekat. Mana ini, adalah mana yang langka. Dimana mana ini hanya dimiliki oleh orang yang berhubungan dengan Iblis. Aku menatap rambutnya. Sepekat malam. Wajah tak berdayanya terlihat sangat menawan. Biasanya orang yang memiliki hubungan Iblis memiliki bau yang busuk. Tapi perempuan ini tidak berbau busuk. Baunya enak. Apa perempuan ini terkena kutukan? Aku langsung memberitahu Erick. Kemungkinan Alegria meminum racun atau memiliki benda yang telah dikutuk. Sehingga tubuhnya seperti mati suri seperti itu. Selama menjaga perempuan itu, setiap hari keluarganya mengunjunginya. Dan berharap dia segera membuka mata. Perempuan itu mirip seperti dongeng dari tempat asalku. Selain itu dia juga mirip seperti rumor yang beredar. Sangat cantik. Ah bukan lagi, dia benar-benar dewi. Aku melihat tubuh itu kembali. Mananya masih hitam pekat. Tapi tiba-tiba mana emas itu kembali. Aku membantu menyingkirkan mana hitam itu, mana emas mulai memenuhi tubuhnya dan dia mulai bangun. Aku menatapnya. Perempuan itu memegangi kepalanya. Aku langsung mulai percakapan tapi dia langsung menatapku terkejut. Wajahnya sangat cantik dan tidak seram atau dingin seperti yang dirumorkan. Aku mengenalkan diriku tapi dia hanya diam lalu tiba-tiba berteriak takut. Sama sekali berbeda dari yang dirumorkan. Setelah banyaknya orang yang datang, kini tinggal aku dan Alegria seorang. “Jaringan manamu sangat tidak stabil. Jika aku datang terlambat kau pasti sudah mati.” kataku sombong. “Meskipun begitu, aku cukup terkejut. Beberapa kali aliran manamu berubah. Kadang terlihat sangat indah dan kadang terlihat menakutkan.” “Menakutkan?” tanyanya bingung. “Iya. Seperti mana yang bercampur dengan kekuatan Iblis.” katanya. “Ini yang mau aku tanyakan, kau tidak membuat perjanjian dengan Iblis kan?” “Apa? Tentu saja tidak.” Aku mengulurkan tanganku. “Biarkan aku memeriksamu.” Dia langsung meraih tanganku. Tangannya sangat lembut dan halus. Aku tidak percaya kalau tangan ini ia gunakan untuk bertengkar. Memang benar, seharusnya aku tidak perlu mempercayai rumor yang ada. Aku memejamkan mataku memeriksanya. Mana didalam tubuhnya stabil seolah dia tidak pernah menghadapi maut. Jiwanya pun bersih tidak tercampur dengan milik iblis. Lalu bagaimana dengan mana hitam pekat itu? Apa itu karena dia pewaris Dominique?? Kudengar Dominique memiliki Batu sihir yang sangat terkenal. Itu batu permata hitam. Batu itu bahkan ada disepanjang rumah itu. Mungkin saja perempuan ini dikutuk. Aku membuka mataku dan tersenyum. Dia menarik tangannya dan menatapku asing. Aku sudah 2 hari tinggal disini sejak Alegria sadar. Perempuan itu berbeda jauh dari rumor. Dia memang dingin. Tapi sifatnya baik. Selain itu, dia selalu diam dikamar. Dia juga sering mengucapkan terimakasih bahkan mengucapkan kata itu ke seorang pelayan. Bagaimana bisa ada rumor yang bilang dia jahat. Dia juga terlihat tidak begitu menyukai Ziel. Tapi kenapa ada rumor Si bodoh Alegria atau si Gila Alegria karena sangat mencintai Ziel? Menurutku Ziel lah yang jatuh cinta ke perempuan itu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD