Alegria bersama Deon pergi ke dapur rumahnya mendatangi Koki Noir Palace. Yah, rumah keluarga Dominique dijuluki Noir Palace. Hal tersebut karena sepanjang tempat rumah itu dipenuhi dengan hiasan emas dan berlian Noir yang sangat mahal dan indahnya. Bahkan ditengah-tengah rumah tersebut ada air mancur yang didalam kolamnya ada Intan Noir yang biasanya dibuat untuk membuat berlian dan permata Lapis lazuli yang besar.
Pasti kalian penasaran apa tidak takut kalau ada yang mencurinya? Tentu saja tidak. Setiap pajangan Noir memiliki sihir kutukan. Siapa saja yang mengambilnya akan mendapat kutukan. Tak hanya pelayan tapi anggota keluarga Dominique juga. Batu itu sangat sakral. Dan sudah ada sejak zaman keluarga tersebut itu ada. Dan berlian Noir yang ada di setiap sudut dan jalan rumah Dominique menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Alhasil para pelayan disana maupun anggota keluarga Dominique tak ada yang berani mengambilnya kecuali kepala rumah keluarga itu.
Kedatangan Alegria mendapat tatapan dari seluruh pelayan didapur. Ini pertama kalinya ia melihat Alegria menginjak dapur sejak perempuan itu tinggal di Noir Palace. Alegria dengan gaun hitamnya menatap seluruh pelayanan disana. Wajahnya terlihat sangat dingin sekaligus cantik bersamaan. Sebelum mendapat julukan si Bodoh Alegria atau si Gila Alegria, untuk pertama kalinya ketika Alegria datang ke rumah itu Alegria dijuluki Noirnya Domique palace. Alias berlian hitam dari rumah Domique. Kecantikan Alegria Dominique mampu membuat bulan cemburu. Dia lebih indah daripada ribuan bintang dilangit malam.
“Nona apa anda memiliki masalah?” tanya seorang pelayan. Dari yang Alegria lihat. Dia ada penanggung jawab di dapur tersebut.
“Aku mau bertemu koki yang membuatkanku makan.” kata Alegria pelan tapi mampu didengar oleh mereka semua.
“Nona..., tolong maafkan koki kami jika ia membuat masalah dimasakannya.” ucap laki-laki itu takut.
Yah, bagaimana tidak takut. Alegria terkenal sangat kejam dan bringas. Sepanjang sejarah pelayan itu kerja disana tak pernah ada yang selamat dari terkaman kemarahan Alegria.
“Dimana koki itu?” tanya Alegria.
“Jack, jangan bicara begitu, Nona tidak marah. Dia hanya ingin berkata sesuatu kepada koki itu.” kata Deon.
Mendengar hal tersebut seorang koki tua mengangkat tangannya. Ia berjalan mendekati Alegria. Sampai didepannya ia menunduk hormat. Alegria tersenyum. Mereka semua terkejut. Bahkan si koki dan pelayan penanggung jawab tersebut.
“Terimakasih, makanannya terasa sangat lezat. Saya sangat menikmatinya hari ini.” ucap Alegria tulus.
“Saya, saya bersyukur jika nona menyukai masakan saya pada akhirnya.” ucapnya.
Yah, banyak orang yang memasakan anggota keluarga Dominique tapi hanya Alegria yang selalu menyisakan makanan terlalu banyak. Meskipun tidak memberikan pujian tapi, melihat makanan yang ia masak hanya disentuh sedikit saja itu sama artinya dengan menghina dan mengatakan bahwa makanan tersebut tidak enak. Jadi, jarang sekali ada yang mau masak untuk Alegria. Untuk seorang anak p*****r selera Alegria terlalu tinggi. Itulah yang selama ini digosipkan. Padahal alasan sebenarnya bukan karena tidak enak masakan tersebut.
Alegria memberikan bros noir dengan hiasan emas disekitarnya kepada koki tersebut. “Sebagai ucapan terimakasih. Saya akan menunggu menu untuk siang nanti.”
“Terimakasih nona. Terimakasih. Tapi rasanya saya tidak pantas menerima hadiah semahal ini. Tolong ambil kembali. Sudah tugas saya menyajikan makanan yang enak untuk nona.”
“Tidak apa-apa ambil saja. Itu hadiah untukmu.”
“Nona terimakasih. Nona sangat murah hati.”
“Aku tidak murah hati.” Kata Alegria dengan tersenyum. Setelah itu langsung pergi diikuti Deon.
Kabar kedatangan Alegria bagai bom besar di kastil tersebut. Bagaimana tidak, Alegria dengan kakinya sendiri menemui koki yang memasakan makanannya dan memujinya. Tak hanya itu Alegria juga tersenyum. Mereka semua berkata bahwa senyum Alegria sangat cantik. Alegria sangat murah hati karena memberikan bross noir yang hanya dimiliki keluarga Dominique kepada koki tersebut. Bahkan ada yang bergosip bahwa Alegria sedang kemasukan malaikat. Dan banyak dari mereka yang berdoa semoga Malaikat itu tidak segera pergi dan tetap merasuki tubuh Alegria.
Deon mengajak Alegria pergi ke luar karena hari ini ia harus memenuhi janjinya dengan seorang desainer terkenal yang membuat baju untuk Alegria. Alegria menolaknya. Hari ini dia hanya ingin malas-malasan.
Alegria akan memikirkan rencana dalam hidupnya untuk kedepannya. Pertama, ia harus segera kembali ke tubuh aslinya. Kedua, sebelum menemukan cara untuk kembali ke tubuh aslinya ia harus segera keluar dari rumah ini. Setidaknya, sebelum pergi ia harus membuat kehidupan Alegria nantinya bahagia bersama Deon. Deon sangat mencintai Alegria jadi, Deon pasti akan membuat Alegria bahagia. Tapi, bagaimana jika dia tidak dapat kembali?
Ah, mari pikirkan rencana-rencana dan peluang untuk menyelamatkan hidupnya dan Deon. Jika dia tidak bisa kembali. Ia harus kembali ke plan sebelumnya. Keluar dari rumah ini. Karena kehidupan diluar sangat kejam. Ia harus membawa harta yang ia miliki. Ia juga akan bertanggung jawab untuk hidup Deon. Setelah keluar dan membawa banyak harta, sebaiknya ia tinggal di negara lain dengan identitas palsu. Untuk itu ia harus belajar mengenai dunia ini sembari mencari cara keluar dari dunia ini. Yah benar begitu. Jade vine.. Kau jenius!