Menjalani rutinitas setelah lama liburan, membuat Adelle merasakan hawa malas yang luar biasa. Terlebih suasana hatinya sedang sangat buruk mengingat Mike akan pergi meninggalkannya besok. Jika tidak ada tanggung jawab kuliah dan bekerja, dia pasti akan ikut Mike ke Sudan. Sekedar mengganti perban pasien saja dia bisa. “Kenapa sih kau cemberut saja sejak tadi?” “Tidak usah bertanya kalau kau tahu jawabannya, Darl.” Darla terkikik dan meraih bahu Adelle. “Tiga bulan tidak lama, Curls. Tenang saja, aku akan menginap di apartemenmu selama tiga bulan itu.” Adelle memutar bola matanya. “Dan Nate akan ikut-ikutan menginap di tempatku.” Senyum di bibir Darla lenyap seketika. “Aku putus dengan Nate.” Adelle berhenti melangkah dan meraih tangan Darla. Dia merasa tidak berguna sebagai sahabat.

