50.

1178 Words

Kamar seorang CEO yang baru saja ditinggal pergi oleh sang istri terlihat sangat menyedihkan. Beberapa pakaian milik Azel yang sebelumnya ia tahan agar istrinya itu tidak pergi, semua itu masih berserakan di atas tempat tidur juga di bawah tempat tidur. Permohonannya dan semua janji yang Zavier lontarkan tidak dapat mengubah niat Azel untuk pergi dari rumah mereka, rumahnya sendiri. Rumah yang seharusnya menjadi tempat untuk berpulang. Begitupun dengan sang pemilik kamar, Zavier tampak tak kalah kacau. Ia terduduk di atas lantai, bersandar pada lemari yang sebelumnya terisi oleh pakaian sang istri. Kamar yang biasanya terang, kini dipenuhi kegelapan. Zavier bahkan melewatkan makan malamnya, dan sekarang sudah tengah malam, namun tak ada satu cahayapun yang menerangi kamar itu. Hanya caha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD