Semuanya Akan baik-baik Saja

1200 Words

"Vano, syukurlah kau baik-baik saja." Moza tersenyum sambil menggenggam tangan Vano. Dia bisa bernapas lega saat lelaki itu ditangani dengan cepat hingga tidak menimbulkan suatu masalah besar. Namun pelakunya belum tertangkap. Dia juga baru masuk untuk melihat kondisi Vano, setelah diizinkan dokter dan memeriksa kondisi sekitar. "Terima kasih sudah mencemaskanku. Aku baik-baik saja, Za," jawab Vano sambil menggenggam tangan Moza. "Apa kau tidak melihat wajahnya, Van?" Vano menggeleng. "Tidak. Dia memakai masker, tapi dia terlihat seperti wanita. Dia juga hanya diam saat kuajak bicara." Moza mengangguk paham. Tentu saja, penjahat itu sangat licik. Dia membuat Vano hampir meregang nyawa. Wajah lelaki itu juga kembali pucat. "Apa kau memiliki musuh?" "Kau tahu aku, Za. Banyak orang y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD