"Apa yang terjadi, Moza? Kenapa Darren tiba-tiba seperti ini?" Gio berlari dan menepuk pundak Moza dengan napas terengah-engah. Dia kaget mengetahui Moza menghubunginya dan mengatakan kalau Darren dikeroyok. Entah apa yang terjadi dengan lelaki itu. Dia juga melihat polisi tadi sedang menangkap tiga orang dari arah basement. Tentu saja semua itu cukup membuat heboh. Sialnya, Gio terlambat datang karena rapat dadakan. Dia hanya bisa menyuruh orang-orangnya untuk datang ke rumah sakit untuk mengecek, apa yang terjadi pada Moza dan Darren. Namun kini, wanita itu terlihat menangis di depan sebuah ruangan. "G-gio, Darren ... dia dipukuli. Dia terluka," jawabnya sambil tersendat-sendat. Tubuhnya tampak bergetar. Kedua tangannya menutupi sebagian wajahnya. Moza masih sangat syok dengan kejad

