Diincar Bahaya

1166 Words

"Kau kenapa, Darren? Kau bertingkah aneh." Moza bersandar di tubuh suaminya sambil mengatur napasnya. Dia mengusap punggung Darren dan merasakan suaminya itu terus mengecup pundaknya serta memeluknya sangat erat. Merapikan kembali roknya yang tadi disingkap sembari menaikkan celana dalamnya. Moza turun dari pangkuan suaminya. Tak lupa, dia memberikan ciuman lembut sebelum melempar tubuhnya di sofa. Napasnya tersengal-sengal. Matanya menutup dan terbuka beberapa kali. Sementara Darren terlihat menaikkan resleting celananya dan mendesah kasar. Dia mengusap keringat di wajahnya dengan cepat dan meraih segelas minuman di depannya. Rasa cemasnya berkurang karena bisa bertemu dengan Moza. Entah mengapa, dia tiba-tiba mencemaskan wanita itu. Darren merasakan firasat buruk, yang membuatnya cepa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD