Tidak Berhak Memilih

1112 Words

"Gio, apa aku bisa bekerja sekarang?" Moza balas memegang lengan Gio saat lelaki itu mengajaknya masuk. Dia seperti tawanan yang tidak boleh ke mana-mana karena melakukan kesalahan. Lelaki itu bahkan memegang tangannya dengan kasar. Gio berjalan cepat seakan menyeretnya. Namun karena pertanyaannya barusan, lelaki itu mau tak mau berhenti dan menolehkan kepalanya. "Kau bercanda? Kau tidak perlu bekerja lagi. Kau sudah dipecat dari pekerjaanmu. Sekarang, kau hanya perlu diam di sini dan melayani Tuan Darren," ucapnya tanpa jeda. Perkataan Gio membuat Moza terkejut. Mulutnya terbuka dengan mata terbelalak. Bagaimana mungkin dia bisa dipecat? Dia bahkan tidak membuat kesalahan. Bagaimana caranya dia mencari uang jika terus terkurung di sini? "T-tapi, aku membutuhkan pekerjaan itu. Bagaimana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD