Moza berusaha tenang dan menghiraukan Gio yang sudah hampir setengah jam mondar-mandir di hadapannya. Dia menarik napas, lalu mengembuskannya perlahan. Tidak boleh marah. Tidak boleh emosi. Masih dengan posisinya berbaring di sofa, lengkap dengan headphone dan ponsel di tangannya, Moza sibuk menonton film. Dia tertawa saat sang aktor utama membuat lelucon. Film komedi memang cukup bagus untuk ditonton bagi orang yang memiliki suasana hati buruk seperti dia sekarang. "Astaga, Darren belum pulang. Apa terjadi sesuatu dengannya? Berita sialan itu." Pandangan Moza beralih menatap jam di ponselnya saat mendengar omelan Gio. Sedikit terganggu karena Gio seolah bicara sangat dekat dengan telinganya, padahal dia memakai headphone. Meksi perkataan Gio juga membuatnya sedikit cemas. Sebentar lagi

