episode 5

975 Words
Keesokan harinya seperti biasa kesya bangun subuh untuk membuatkan bekal risa, kesya bergegas turun menuju dapur dan mempersiapkan bahan - bahan makanan untuk ia masak. hari ini kesya akan memasak Cumi sambal ijo. Bahan-bahan : 250 gram cumi segar Bumbu halus : 5 cabe hijau besar 15 cabe rawit hijau 5 siung bawang merah 3 siung bawang putih secukupnya Garam dan gula Penyedap secukupnya (optional) Minyak goreng untuk menumis Cara Membuat : Langkah 1 : Bersihkan dan potong cumi, lalu lumuri dengan perasan jeruk nipis /lemon dan garam. Diamkan sekitar 5-10menit, lalu cuci bersih. Langkah 2 : Haluskan bumbu (uleg/blender, kalau saya diblender kasar) Langkah 3 : Panaskan minyak goreng, lalu tumis bumbu halus hingga wangi dan matang (bumbunya berubah warna) Langkah 4 : Masukkan cumi yang baru dibilas, kemudian aduk rata hingga cumi mengeluarkan air. Langkah 5 : Tambahkan garam, gula dan penyedap secukupnya. Aduk rata dan koreksi rasa. Langkah 6 : Masak hingga matang, air menyusut dan bumbu meresap. Langkah 7 : Angkat dan siap disajikan ☺ setelah selesai memasak kesya memasukannya kedalam kotak bekal yang akan di berikannya ke risa nanti. lanjut kesya mandi dan bersiap siap berangkat ke sekolah, kesya tak ingin terlambat karena hari ini, hari senin, akan ada upacara bendera nanti. dan kesya mendapat tugas membacakan doa. Sesampainya di sekolah kesya langsung menuju ke kelasnya risa dan memberikannya bekal yang sudah keysa siapkan. " Hai risa!! " sapa kesya " Hai " jawab risa " ini bekal buat kamu, jangan lupa di makan ya " ucap kesya dan memberikan bekalnya ke risa. " makasih " jawab risa " iya sama - sama, aku balik ke kelas aku dulu ya " pamit kesya sambil melambaikan tangannya risa hanya menganggukan kepalanya saja. Murid - murid sudah mulai berkumpul di lapangan. untuk melakukan upacara bedera, kesya bergegas menaruh tasnya di atas meja lalu turun menuju lapangan. " kamu dari mana aja key?, ini upacara udah mau mulai dan kamu baru datang?" tanya nabila " aku habis dari kelasnya risa, maaf ya telat " jawab kesya merasa bersalah " ya udah gak papa, ini mapnya " sahut nabila sambil menyerahkan map yang berisi naskah doa. Upacara bendera dimulai, semua murid dan para guru yang mengikuti upacara terlihat sangat tertib. dan tak terasa waktunya kesya membacakan Doa. Kesya membacakan doa dengan sangat baik bahkan risa yang melihatnya pun kagum dibuatnya. Tak terasa upacara bendera telah selesai, semua murid membubarkan diri dan kembali ke dalam kelas mereka masing - masing, begitu juga dengan para guru. seperti biasa jam belajar mengajar di laksanakan selama 2 jam dan para murid akan menerima 2 mata pelajaran samapai pada akhirnya jam istirahat tiba. Tak tersara suara bel istirahat pun terdengar, semua wajah murid yang tadinya mengantuk sekarang terlihat segar kembali. " keysa, kemarin kamu kemana aja, kok gak ada kabarnya sih ? " tanya nabila sahabanya kesya " aku kemarin jalan - jalan sama risa ke taman bermain " sahut kesya dan menceritakan keseruannya pergi bersama risa kemarin. " wah... roman - romannya ada yang bakalan jadian nih, wahh aku kayaknya bakalan kalah nih " ucap nabila mengoda kesya. " iya dong kesya gitu loh, kamu siap - siap aja kasik aku uang 2 juta " sahut kesya percaya diri. " iya iya deh... percaya aja deh aku sama kamu " sahut nabila dan mereka berdua tertawa bersama. tanpa mereka sadari ada seseorang yang telah mendengar percakapan mereka dan merekamnya. Risa kembali ke dalam kelasnya dengan perasaan tak menentu, pasalnya tadi risa tak sengaja mendengar percakapan kesya dan nabila. ada rasa marah, kecewa dan sedih bercampur menjadi satu di dalam hatinya. " ada apa denganku? " tanya risa dalam hati. " padahal aku sudah tau, jika aku hanya dijadikan barang taruhan saja. tidak mungkin cewek secantik kesya suka dengan cowok yang berpenampilan culun seperti ini " " tapi kenapa rasanya sesakit ini, saat mendengarnya langsung " gumanya dalam hati. Bel sekolah pun berbunyi pertanda jam pembelajaran kedua akan segera dimulai, semua murid mulai memasuki kelas mereka masing - masing. Guru pun memasuki kelas dan mulai menjelaskan materi pembelajaran di depan kelas, sementara itu risa masih melamun dan memikirkan tentang kejadian tadi. Waktu terus belalu tak terasa bel pulang sekolah pun berbunyi, semua murid yang mengantuk dalam belajar tiba - tiba menjadi bersemangat. semua murid berpamitan dan memberi salam kepada guru yang mengajar dan mereka pulang kerumah mereka masing - masing. " Hai risa, mau pulang bareng gak? " ajak kesya " udah deh kesya kamu gak usah pura - pura baik lagi depan aku, aku tuh udah tau kok kalau kamu cuma jadiin aku barang taruhan aja! " seru risa emosi " enggak kok! risa siapa yang bilang gitu, itu gak bener " jawab kesya gugup. " gak bener kamu bilang!! terus ini apa? " teriak risa sambil menunjukan vidio yang ia rekam tadi. " ini adalah bukti yang aku rekam sendiri tadi, kamu mau bilang apa sekarang hah!! " sambung risa emosi " risa aku bisa jelasin sama kamu " sahut kesya coba untuk menenangkan risa " udah deh kesya kamu gak perlu jelasin apa pun, karena semuanya sudah jelas, kalau kamu cuma mempermainkan aku" sahut risa masih dengan emosinya. " please!! risa dengerin aku dulu,, aku bisa jelasin " jawab kesya memohon " udah ya kesya, aku gak mau lagi ketemu sama kamu!, kamu tuh cewek terjahat yang pernah aku temui! " sahut risa lalu pergi meninggalkan kesya yang sedang menangis. Kesya pun bingung harus bagaimana, akhirnya kesya memutuskan untuk pulang terlebih dahulu. dan mulai memikirkan bangaimana cara untuk meminta maaf ke risa dan memperbaiki semuanya. Sesampainya di rumah kesya mencoba untuk menelepun risa dan berusaha menjelasakan semuanya tetapi telepunnya tidak mau diangkat sama sekali dan kesya mencoba mengirim pesan tapi tak ada balasan sama sekali. kesya benar - benar merasa bersalah ke risa, perasaan kesya sekarang tak karuan. kesya benar - benar tak tau harus apa.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD