6. 1

1295 Words

"Lo yakin bisa melakukan ini, Sean? Gue ... setelah gue pikirkan lagi kayaknya lo enggak perlu repot-repot membantu." Darius buru-buru mengibaskan kedua tangannya. Ia harus segera mengklarifikasi ucapannya saat melihat sebelah alis mata Sean mulai naik. "Bukan begitu. Maksud gue, you know, gue terdengar begitu egois saat meminta lo untuk membatu gue dalam menyelesaikan masalah ini. Rasanya berbahaya jika cuma kita berdua yang melangkah maju. Apakah kita enggak sebaiknya melaporkan saja kejadian ini ke kantor polisi? Bukannya Claud punya channel di Polda? Mungkin kita bisa obrolin soal ini juga sama dia dan memintanya untuk ikut membantu?" Sean mendengkus. Ia memahami keresahan Darius sepenuhnya. Lagi pula, dia telah mengabaikan ocehan Darius tadi dan menganggapnya sebagai racauan orang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD