BAB 16

739 Words

BAB 16 “PLEASE, jangan marah.” Ratu menyatukan kedua telapak tangannya tepat di depan wajah Adrian. Adrian hanya melongos saja dan Chandra hanya diam seakan-akan dia tidak peduli. “Biasa aja.” Dua kata itu membuat Chandra menoleh beserta kedua pupil matanya yang sudah melebar. Ratu langsung saja merekahkan senyumnya. Adrian melirik Ratu. “Duduk, Ratu,” perintah Adrian. Dengan segera Ratu mengajak Chandra untuk duduk di sofa yang berada di kamar Adrian yang besar. Ratu yakin Adrian akan berubah, Ratu yakin Adrian adalah pribadi yang baik. Adrian memilih duduk di atas tempat tidurnya. Tangannya menyambar apel yang sudah tersedia di atas nakas lalu memakannya. Tapi matanya tak lepas dari Ratu dan Chandra. “Duduknya jangan deketan dong,” cecar Adrian sehingga kedua saling menjauh. Ratu me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD