Disa yang baru saja sampai di pintu kelas, langsung menghampiri Yasmin dan Fielda. Gadis itu menyuruh Fielda berdiri, pindah tempat duduk dan Disa pun duduk di tengah-tengah antara ke duanya. “Hhmm ... Akhirnya nongol juga,” selorh Yasmin seraya mencebik. “Yang nyuruh aku menerima tawaran kak Raja siapa, ha? Aku sudah menolak awalnya, tapi kalian berdua malah terus memaksa.” “Iya juga sih, tapi kami tu kesepian banget tanpa kamu, Disa.” “Iya, dari pertama datang ke kampus ini yang menemani kami adalah kamu. Kita bertiga dipertemukan di sini dan akhirnya bisa akrab sampai saat ini. Pulang kuliah bareng, pergi pun bareng, ya walau keseringan Disa yang menunggu sih, hehehe ....” “Tapi gimana perkembangan latihan pamerannya? Kamu sudah bisa berbaur dengan yang lainnya’kan?” “Alhamdulilla

