80. Perasaan Benci Itu, Apakah Masih Ada?

1052 Words

"Perasaan kamu sama Mas akhir-akhir ini, gimana sih, Mawar?" Pada sore hari dimana, warna jingga seolah memenuhi bumi, di jalan pulang dari Bandung menuju Jakarta, Mawar cukup kaget dengan pertanyaan Dimas yang terdengar tidak biasa. Entah kenapa, Dimas yang jarang sekali membahas perasaan kini, secara tiba-tiba menanyakannya. "Maksud kamu Mas?" "Ya, apa kamu udah cinta? Apa kamu udah sayang sama Mas, Mawar? Atau seenggaknya, kamu enggak benci lagi sama Mas kan?" "Aku enggak tahu." Dimas mencuri pandang pada Mawar yang sore itu nampak cantik, rambutnya tercepol tinggi, wajahnya nampak kemerahan padahal Dimas tahu, jangankan pakai bedak dan lipstik, cuci muka saja anak itu tidak. "Kenapa enggak tahu? Kamu masih benci ya sama Mas?" "Mungkin? Mas itu nyebelin banget, sikap Mas bikin ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD