79. Program Bikin Anak, Katanya

1047 Words

"Ponsel kamu geter-geter terus dari tadi." Dimas mengeluarkan ponsel Mawar dari dalam saku celana dan baru menyadari ada panggilan dari Ari yang dengan mudah dirinya reject. "Mas! Itu dari Ari!" Mawar kaget setengah mati. Dimas ini memang ya! "Ya terus kenapa kalau dari Ari? Justru Mas harus reject dia. Mumet kepala Mas liat dia seharian di deket kita dari kemarin. Mas ke sini bukan mau ngasuh kalian berdua. Mas ke sini buat sama kamu, berduaan, nikmatin suasana Bandung. Lagian nanti sore kita pulang. Kalau Ari tetep ada di sini, Mas enggak nyaman." Mawar menutup mata sembari memijat kening. "Tadi Mawar suruh Ari buat datang ke sini, Mas. Sekarang Mawar mau jemput dulu dia. Mana kartu aksesnya?" "Ngapain kamu suruh Ari buat datang ke sini? Kamu kenapa sih ngada-ngada begitu, Mawar?" Di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD