35. Syarat Untuk Tidak Dihamili

1054 Words

Saat pulang sore hari ke rumah, Dimas mendapati Mawar yang terus-menerus Diam meski sudah berulang kali Dimas tegur. Entah kenapa dan mengapa Mawar seperti itu secara tiba-tiba, belum lagi, tidak ada masakan apapun di rumah yang Mawar buatkan. Padahal ia lihat kemarin, Mawar sudah mulai suka memasak dan menjadi lebih nyaman serta luwes di rumah ini. "Kamu sendiri, udah makan atau belum. Kalau kamu memang males masak enggak apa, ayo kita keluar sekarang buat beli Padang." Dimas menatap Mawar yang sejak tadi asik bermain dengan ponsel di tangannya. Wanita itu lagi-lagi tuli, pasalnya tak menjawab ucapan Dimas sama sekali. "Kamu kenapa sih? Kamu marah? Saya salah apa, Mawar?" Tapi lagi, Mawar tak sama sekali memberikan sepatah katapun bagi Dimas. "Kamu enggak suka kalau saya berangkat tiba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD