25. Membuat Panas Keadaan Rumah

1042 Words

"Dimas sama Mawar ajak turun buat makan malam Bu, mereka mungkin malu dan sungkan buat turun." "Ah, Ayah ini, siapa tahu Mawar sama Dimas malah lagi berduaan, punya momen bersama, kangen-kangenan, apalagi Dimas kan baru pulang kerja. Mawar itu, anaknya mudah baper, mudah luluh, di depan kita dia mungkin ogah-ogahan sama Dimas, di belakang kita kan enggak tahu." Anjani terkekeh sendiri, geli dan senang membayangkan sang anak bersama suaminya. Yah, mau bagaimana pun, saat menatap Lily, wajah putri pertamanya itu nampak marah dan tidak nyaman. Tapi mau bagaimana lagi? Sekarang kan Dimas memang suaminya Mawar. "Yah tetep aja, mereka harus makan malam dulu, jangan sampai nunda-nunda, nanti sakit." "Ya sudah kalau gitu, Ibu panggilkan dulu ke atas." Anjani kemudian beranjak dari meja makan me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD