Ayu menatap dua sahabatnya dengan tatapan heran pasalnya, sejak kedatangannya, dua sahabatnya terus menatap Ayu tanpa berkedip.
Shuutt
Shuutt
Novia memanggil Laras yang ada di kursi belakang dengan kode, Laras menaikan dagunya mendengar suara Novia.
Novia memberikan kode untuk bertanya siapa pria yang bersamanya kemarin, dua sahabatnya tampak sangat kepo dengan pria tampan, mapan, hot, yang menjemput Ayu.
Laras berdahem, dia mencolek lengan Ayu, yang mana dia masih kebingungan dengan dua sahabatnya, Ayu menoleh ke arah Laras dengan tatapan bertanya.
"Yang kemarin siapa??" kepo Laras
"Kenapa, Lo suka??" Ayu malah balik bertanya bukannya menjawab pertanyaan Laras.
Ckkk..
Laras mencibikkan bibirnya mendengar apa yang Ayu katakan, Laras,sama sekali tidak tertarik dengan pria yang menjemput Ayu! Laras hanya suka dengan uncle Rocky.
"Sensi amat Lo" sahut Laras dengan kesal.
"Lah, Lo kenapa tiba-tiba tanya!" sahut Ayu dengan malas.
"Ayo lah Yu!! kita kan kepo" bujuk Novia
"Iyah, nih! gue kan sukanya sama uncle Rocky" timpal Laras dengan senyum manisnya.
Hufff..
Ayu mendengus mendengar Laras mengatakan dia suka dengan uncle nya, padahal selama ini uncle nya tidak perna merespon Laras, terkadang Ayu merasa kasihan dengan Laras.
"Ckk, mending Lo cari pria yang suka sama Lo! dibandingkan Uncle, yang terang-terangan nolak Lo" saran Ayu pada sahabatnya.
"Cinta, itu harus diperjuangin Yu" sahut Laras dengan PD nya.
"Iyah, kalau Lo sama uncle gue sama-sama saling suka dan cinta! lah Lo, berjuang sendirian" ejek Ayu.
Hikss..
Laras pura-pura menangis mendengar ejekan Ayu, dia paham kalau Ayu kasihan dengannya, tapi mau bagaimana lagi! dia sudah terlanjut suka dengan paman sahabatnya.
"Jangan lebay deh Lo" lirih Novia.
"Diem Lo!" sahut Laras dengan malas.
Ketiga ciwi yang duduk di bangku SMA kelas 3 ini sudah tertarik dengan pria yang lebih tua dari mereka, seperti Laras yang suka dengan Rocky, sedangkan Ayu suka dengan Al sabahat Rocky, begitupun dengan Novia yang juga sama! dia menyukai salah satu kolega bisnis orang tuanya.
Bedanya Laras berjuang sendiri, cinta Laras bertepuk sebelah tangan, sedangkan Ayu cintanya dibalas Al! keduanya sama-sama memperjuangkan hubungan terlarang mereka, Novia dia hanya bisa mengagumi dan menjadi penggemar rahasia.
Sering kali Novia mengirim hadia ke kantor pria yang sudah menjadi pengisi hatinya, Novia dengan dua sahabatnya sering kali menolak teman sekolah mereka dengan alasan tidak ingin menjalin hubungan dengan siapapun.
Nyatanya ketiga idola sekolah sudah menemukan pria matang yang mengisi hati mereka masing-masing Laras dan Novia, masih saja berjuang berbeda lagi dengan Ayu yang sudah melampaui batas.
Entah apa yang membuat Ayu nekat menjalin hubungan terlarang dengan Al, padahal dia tau kalau Al adalah sahabat Rocky! Ayu tidak bisa melepas Al setelah kesalahan cinta satu malam dan berakhir bermalam-malam.
Ayu mengingat betapa ganasnya Al saat bersama dengannya, tanpa Ayu sadari sudut bibir Ayu, melengkung samar! Ayu tersenyum samar mengingat Al.
Disaat Ayu tengah mengingat pria matangnya dia dan dua sahabatnya dikejutkan suara perempuan yang selalu menjadi saingan Ayu di sekolah.
Brakk..
"Astaga!" lirih Laras
"Anj***ng" lirih Novia
"As**" lirih Ayu
Ketiga remaja cantik yang tengah sibuk memikirkan pria yang mereka suka, terkejut saat Rara menggebrak meja dan menghina salah satu dari ketiga remaja yang kini menatap Rara dengan tatapan sinis, tajam, tidak suka.
"Ja***ng! gonta-ganti pria matang" sindir Rara
"Lo, nggak ada yang jemput yah?? kacian" ejek Novia
"Karena gue!! cewek baik-baik! nggak kayak kalian bertiga yang suka sama om-om" hina Rara.
Ayu menaikan satu alisnya mendengar apa yang dikatakan Rara, Ayu ingin sekali, tertawa mendengar hinaan Ayu. "Lo, kayaknya sakit deh" sindir Ayu
"Ras! Lo kayak nya lupa ingatan deh! atau Lo mendadak kenak amnesia??" lanjut Ayu.
Laras yang tidak paham dengan apa yang di katakan Ayu! dia merasa bingung, apa yang dia lupakan tentang Rara, sih ratu julit di sekolah bahkan dua sahabatnya saja terkadang Rara juliti.
Hah..??
Laras, ternganga dengan menaikan dagu nya ke arah Ayu, sedangkan Ayu mendengus melihat ekspresi sahabat nya, yang tampak bodoh.
"Ras, Lo lupa! kalau Lo, perna melihat, mendengar suara uhh!! Ahh!! uhh!! Ahh!! enaknya" ucap Ayu membuat semua teman sekelasnya tertawa ngakak, apalagi ekspresi Ayu yang terlihat konyol.
Rara menatap teman-teman sekelasnya dengan tatapan kesal, dia tidak menyangka kalau Ayu akan mengatakan sesuatu, yang mungkin saja Ayu tau dan dia hanya diam.
"Apa, sih! nggak jelas banget" ucap Rara.
"Apa nya yang nggak jelas?? Lo, pengan denger suaranya langsung" tawar Ayu dengan mengeluarkan ponsel dari saku baju yang dia kenak kan.
Ayu mengotak-atik ponsel canggih miliknya, Ayu memutar rekaman suara yang sangat jelas terdengar menggelitik telinga.
Rara terkejut saat dia mendengar suaranya sendiri, tentu saja Rara ingat dengan jelas, bagaimana panasnya, hubungan suami istrinya dia lakukan dengan salah satu dosen dibelakang sekolah saat jam pulang kampus.
"Matiin nggak!" ancam Rara.
Huuu..
Huuu..
Terdengar teman-teman sekelasnya menyoraki Rara, mereka tidak menyangka, kalau Rara bermain dengan pria yang belum mereka ketahui. "Huu, Ra! gue kira Lo, cewek benar" ucap salah satu teman sekelas nya.
"Ternyata cewek jadi-jadian" timpal temannya yang lain.
Hahahaha..
Gelak tawa terdengar dengan sangat jelas di telinga Rara the geng dan Ayu the geng, Dua sahabat Ayu tidak menduga kalau Ayu, punya rekaman suara Rara dengan pria.
"Guwila-guwila Lo Ra!! Lo, ngatain kita Ja***ng, ternyata Lo pemainnya" sindir Novia
"Diem Lo!! gue, yakin kalau kalian sengaja mengedit rekaman itu jadi suara gue" tuduh Rara.
"Eh, orang-orangan sawah yang nggak ada guna!! Lo, bego, t***l atau apa?? apa untungnya kita ngerubah suara orang jadi suara Lo pekk Akkk" sahut Laras dengan sangat kesal mendengar tuduhan Rara.
"Bisa jadikan! kalian iri sama Gue" sahut Rara masih belum mau kalah dan mengalah
Ayu dan dua sahabatnya memutar bola mata mereka dengan malas, mendengar tuduhan tidak bermakna Rara! Ayu dan dua sahabatnya menganggap Rara orgil kurang kasih sayang.
"Menurut Gue, Lo itu orgil kurang belaian" ucap Ayu dengan sinis.
Hahahah..
Gelak tawa kembali terdengar memenuhi ruang kelas Ayu, semua teman-teman Ayu dan Rara, semakin merasa terhibur, mendengar balasan Ayu untuk sih ratu julit
Sedangkan Rara, dia tampak semakin kesal dengan Ayu, dia tidak akan melepaskan Ayu begitu saja apalagi, Ayu sudah mempermalukan dirinya dikelas. "Awas Lo Yu!" ancam Rara.
"Gue, nggak peduli" ucap Ayu
Rara meninggalkan meja Ayu dengan marah, Ayu dengan dua sahabatnya, hanya tertawa melihat Rara, pergi dengan para babu-babunya! Ayu menganggap tiga sahabat Rara bukan lah teman layaknya dia dengan dua sahabatnya,tapi para babu-bahu Rara yang akan patuh dengan perintah Rara.
Hah..
Ayu membuang napas kasar, dia tidak lagi memperdulikan Rara the geng,dia kembali memasukkan ponselnya ke saku seragam sekolah yang dia kenakan.
Ayu kembali mendapat tatapan menuntut jawaban dari dua sahabatnya, Ayu lagi-lagi membuang napas kasar. "Baru juga lepas dari nyai ronggeng, eh malah dua anak singa berulah" batin Ayu.
"Yu, siapa pria kemarin??" tanya Novia
"Dia sahabat uncle gue" sahut Ayu dengan bohong, tapi tidak sepenuhnya berbohong.
"Bohong kali Lo!!" sahut Novia.
"Astaga!! nih bocah dibilangin juga" sahut Ayu dengan malas.
"Terus, Lo kemana kemarin??" cecer Laras.
"Kemana??" tanya Ayu pura-pura bodoh.
"Kenapa Lo sampai malem, nggak pulang??" Ayu, di interogasi dua sahabatnya.
Semalam Rocky menghubungi Laras dan Novia, uncle Ayu menanyakan soal Ayu yang pulang terlambat, tapi dua sahabatnya mengatakan kalau Ayu tidak bersama dengan mereka.
Dua sahabat Ayu juga mengatakan kalau Ayu dijemput pria yang tidak Laras dan Novia kenal, kini dua sahabat Ayu tidak akan melepaskan Ayu, sebelum keduanya mendapatkan jawaban yang pas untuk mereka terima!.
Sedangkan Ayu, dia menceritakan tapi, tidak sepenuh nya, dia ceritakan pada dua sahabatnya, soal dia dengan Al.