(13)

1661 Words

Ganti baju express, gue langsung berlari turun ke bawah, sangking buru-burunya kaki gue kepentok sisi tangga aja udah gak berasa sakitnya, ada yang lebih sakit dari itu sekarang, telinga gue yang bakalan lebih sakit sakit sekarang, sakit ngedengin alasan dan penjelasan memelasnya Mas Angga lagi, lain Mas Angga mau apa coba? Masih berdiri di depan rumah karena berharap maaf dari guekan? Tapi aneh rasanya ngomong kata maaf kalau Mas Angga minta maaf dan benar-benar mengakui kesalahannya aja enggak, apa yang mau gue maafin coba? Gak adakan? Yang ada Mas Angga buang-buang tenaga untuk berdiri di depan rumah gue, kenapa? Karena gak ada gunanya, gue gak akan berubah pikiran lagi. "Lo mau apa sebenernya dari Adik gue sekarang? Terlepas dari apapun alasan lo ninggalin Adik gue bukannya intinya te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD