16. Cari kehangatan

1400 Words

Part 16 Aku terdiam. Suasana jadi begitu canggung sepanjang perjalanan. Ah, apa-apaan ini? Sesampainya di rumah ... Lampu ruang tamu sudah gelap, Husna mungkin sudah tertidur. Kuketuk pintu beberapa kali. "Assalamu'alaikum. Husna, ini teteh. Tolong bukain pintu ya!" Aku berteriak sekali lagi, hingga terdengar suara kunci diputar. Daun pintu mengayun terbuka. Adikku dengan mata menahan kantuk membuka pintu. Aku segera masuk dan menyalakan saklar lampu. "Teteh udah pulang? Gimana bapak?" Aku tersenyum. "Alhamdulillah, kata ibu, bapak udah sadar. Pas di sana bapak sedang tidur." "Syukurlah kalau begitu." "Gimana, Alvaro bangun gak?" "Enggak, Teh. Tidurnya nyenyak banget. Itu majikan teteh gak disuruh masuk?" tanya Husna. Aku menggarukkan kepala yang tidak gatal. "Mau lapor Pak RT

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD