Ketua guild

963 Words
"Lily mengalahkan monster, dan membawaknya bersama tuan, lalalala"lily menyanyi di atas kepalaku. "Lily kau benaran tidak sakit perut "aku melihat lily. "Enggak apa-apa kok, tuan"lily tersenyum senang. Banyak orang melihatku membawakan daging chimera, yang terseret karena ukurannya yang dua kali lebih besar dari tubuhku. "Lihat bukannya itu"laki-laki berbisik-bisik. "Itu bukanya mahluk iblis yang itu"laki-laki gemetaran melihatku. "Ya benar siapa dia? "Orang-orang ketakutan melihatku dengan lily. "Ne, tuan nampaknya monster ini telah memakan banyak korban "lily melihatku. "Begitu ya, baguslah kita membunuhnya"kataku dengan tatapan datar. Tak beberapa lama aku telah sampai di guild petualang,"(crimson guild, namanya sama seperti guild di kerajaan resya) "aku sedang bepikir namun,aku langsung berhenti berpikir karena semua penduduk diam-diam mengikutiku. Aku sedikit melirik namun mereka semua memalingkan pandangannya dan saling mengobrol"(Kenapa dengan mereka?) "aku binggung dan langsung masuk ke dalam guild. Semua petualang terkejut melihatku ,dan aku langsung melihat pekerja di guild yang terkejut melihatku, "akan aku panggil ketua dulu"dia belari masuk ke dalam ruangan. "(Dia mirip ceres san) "aku mengingat kejadian pertama kali bertemu sengan ceres. "Yoppp"lily turun dari kepala ku, dan dududk di sampingku. Tak beberapa lama aku pekerja datang dan menyuruhku masuk ke dalam kantor guild. Aku dan lily masuk ke dalam ruangan yang sangat besar, bahkan di penuhi dengan macam-macam hiasan batu sihir. "Silahkan duduk tuan"aku melihat wanita kacamata dengan telinga panjang. "(Dia mirip dengan marc san) "aku dengan tatapan datar. "Hemmm, menarik sekali ini benar-benar tubuh chimera apa kau yang telah membunuhnya "wanita itu tersenyum melihatku. "Bukan aku lily membunuhnya "aku menunjuk lily yang sedang memakan kue. "Eh, (gadis kecil ini yang membunuhnya) "wanita itu binggung melihat lily. "Benar, lily yang membunuhnya ammm"lily memakan kuenya. "Jadi kalian petualangan tingkat A ya"wanita itu tersenyum melihatku. "Enggak kami bukan petualang, kami hanya pengembara yang kehabisan uang "aku dengan tatapan datar,dan mengingat kantong uang ku yang tinggal 1 koin perak. "(Apa maksudnya) yang paling utama apakah kalian tertarik menjadi petualang"wanita itu tersenyum. "Enggak tertarik"aku dengan tatapan datar. "Eh, kau tahu tidak jika kau menjadi petualang maka hidupmu lebih enak dan jika kau mengambil quest rank A uang dengan jumlah yang banyak akan datang padamu dan..... "Dia terhenti. "Cukup aku paham, tapi merepotkan "aku dengan tatapan datar. "Pasti merepotkan "lily tersenyum senang. "(Mereka ini aneh sekali) "wajah wanita ini berkedut. "Oh ya kakak ini"aku memberikan surat marc. "Apa ini? "Dia binggung dan langsung membuka, surat itu dan terkejut, "apa anak ini! "Dia melihatku. Aku dan lily binggung melihatnya, dan kami langsung memakan kue. "Astaga, aku tidak percaya kau membunuh demon bear, dan dark dragon "dia menyentuh kepalanya, "padahal di berita kerajaan ini, yang membunuh dark dragon adalah pahlawan akira, dan pahlawan negeri ini "wanita itu melihatku. "(Pahlawan negeri ini, apa maksudnya?) "aku terkejut. "Tapi tidak menyangka kau sekuat ini dan juga, terima kasih kau melindungi kerajaan resya dan adikku juga"dia menundukkan kepalanya. "Adik?"aku binggung. "Sebenanya aku adalah kakak marc storia, alexis storia salam kenal reiji muramasa"dia tersenyum senang melihatku. "Perkenalan aku reiji dan dia lily "aku menunjuk lily yang asik makan kue terus menerus. "Puffff hahaha, kalian benar-benar lucu seperti yang di katakan adikku, kalau begitu aku beli tubuh chimera ini dengan harga 100 koin emas"aku melihat pekerja wanita yang mengeluarkan uang. "Maaf, aku tidak bisa menjualnya lebih baik tanya lily dulu apakah, dia mau menjualnya"aku melihat lily dengan tatapan datar. Wanita pekerja dengan alexis melihat lily dengan tatapan serius. "Enggak ini makanan lily"lily memeluk daging chimera. "Eh, apa jadi kenapa kau datang ke guild ini"alexis melihatku. "Menjual barang"aku dengan tatapan datar. "Jadi apa yang ingin kau jual? "Dia binggung melihatku. Aku mengeluarkan d**a singa, kepala kambing, dan ekor ular. "Apa jangan-jangan kau ingin menjual ini harganya bahkan 3 kali lipat dari daging tadi"dia menyentuh tubuh chimera yang telah kupotong rapi. "Benar,aku minta sedikit bagian tubuh chimera ini dan soal bayarannya cukup kau berikan aku 100 koin emas saja"aku dengan tatapan datar. "Eh, mustahil kau kelewatan baik sekali tahu"alexis kesal melihatku. Aku dengan tatapan datar dan bepikir, "baik berikan saja uang ini ke panti asuhan di kota ini "aku mengambil uang dari pekerja guild ini, "kalau begitu aku pergi dulu"aku memasukan daging chimera lily ke dalam dimensional box. "Woi nak tunggu(dia telmi ya?)"dia binggung melihatku yang sudah keluar dari ruangannya, "anak yang aneh dan juga, entah kenapa dia terlihat seperti orang baik, hahaha"alexis tertawa. Aku melempar uang dan langsung menyimpannya dia dimensi box. "Ne tuan telmi itu apa? "Lily melihatku dengan tatapan binggung. "Huh! "Aku terkejut melihat lily. Banyak orang yang masih mengikutiku, "kalian menyebalkan sekali pergilah "aku dengan tatapan datar. Semua orang langsung pergi dan berjalan biasa saja, namun saat aku keluar dari guild. "Disini kau rupanya pencuri "aku melihat laki-laki kurus yang aku temui di bar. "Kau lagi ya, ayo lily"aku berjalan biasa saja. Mendadak banyak pedang mengarah ke arahku, mereka semua tersenyum sambil tertawa melihatku. "Woi kalau tidak salah, kau baru saja mendapatkan 100 koin emas,berikan padaku maka aku akan melepaskanmu "dia tertawa melihatku. "Kalau tidak salah uangmu bukannya yang hilang 500 koin perak "aku melihat dia dengan tatapan datar. "Kau pikir aku mau menerima 500 koin perak, karena kau telah mempermalukanku di depan umum kau harus membayarku bahkan 100 koin emas itu kurang, apa dia ingin kau jual juga"dia tersenyum melihat lily. Aku dengan tatapan tenangku, "cari kerja sana dan jangan gangu aku, ayo lily"aku menarik tangan lily mendadak. Mendadak aku merasakan sesuatu bahaya mebagarah ke lily"Tubss"panah mengenai bahuku karena aku melindungi tubuh lily. "Itulah akibatnya beraninya, telah mempermalukan bangsawan sepertiku"dia tertawa melihatku. "Kau menyebalakan sekali "aku kesal melihanya. "Bomsssss"kedua tangan lily berubah menjadi naga dan tumbuh tanduk di kepalanya,serta baju yang berganti menjadi kulit naga sampai kakinya. "Bukkkk"lily memukul tanah, tanah di bawah semua orang retak dan hancur membuat semua orang ketakutan. "Akan aku bunuh semua orang, yang telah menyakiti tuan"lily tersenyum dengan tatapan mengerikan. Bersambung.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD