Telur

868 Words
Aku terbangun karena cahaya matahari mengenai wajahku, "whoommm"aku menguap dan melihat telur yang di atas meja begerak. "Mau menetas ya"aku berdiri dan berada di depan telur. "Tresh-treshh"telur mulai pecah dan aku melihat kaki monster sudah kelihatan mirip seperti sisik hitam, dia keluar dari telur itu. Dia masih mencoba mengedipkan matanya dan melihat ke arahku, "gwakkk"yang menetes itu adalah seekor anak naga hitam. Dia melihat ke arahku dan mengelus di tanganku ,"kau mirip dengan paman naga"aku mengingat dark dragon. "Gwaakk"dia melompat ke arahku dan duduk di atas kepalaku. Aku keluar dari kamar dan langsung turun ke bawah, "oh selamat pagi bo.... Huh! "Dia terkejut dan terduduk. Aku binggung melihatnya, anak naga itu juga melihatku "kenapa bibi? "Aku dengan tatapan datar. "Nak bukanya itu anak dark dragon bagaimana bisa dia di atas kepalamu, eh tunggu dulu kalau tidak salah pahlawan telah membunuh dark dragon yang ada di zona merah di kerajaan resya? "Bibi berpikir. "(Aku kira dia tidak salah memang benar paman naga sudah mati) siapa nama pahlawan yang membunuhnya? "Aku penasaran. "Kalau tidak salah pahlawan akira dan 30 bawahnya"bibi berpikir. "(Mereka ya, siapa juga yang peduli membuat gosip aneh itu) aku pesan makanan bibi untuk dia juga"aku melihat ke arah anak naga. "Gwakk"dia tersenyum melihatku. Aku menyuapi dia daging sambil aku memakan, makananku "tuan anda sudah bangun eh.... "Wanita pegawai bar terkejut melihatku. "Oh ini, anak naga jangan di pikirkan "aku memakan, makananku. "(Aku tahu itu naga, tapi nampaknya itu dark dragon) "wanita pegawai bar terkejut. "Yang paling utama kenapa kupingmu panjang"bibi penjaga binggung melihatku. "Eh"aku menyentuh telingaku, "entahlah aku tidak tahu, tidak usah dipikirkan "aku memakan, makananku. "(Tidak usah dipikirkan katanya, kami yang kupikirkan) "bibi pemilik bar, dengan pegawai bar melihat telingaku. Anak naga mulai tidur di pangkuanku, "ne jadi kau mau memberi nama apa? "Bibi penjaga bar tersenyum senang. "Nama(aku tidak terlalu memikirkannya) naga saja"kataku. "Eh,jangan begitu tuan reiji kenapa di beri nama naga"wanita pegawai kesal melihatku. "Begitu ya,..... kau mengenalku ya! "Aku terkejut melihat nya. "Ya sebenarnya enggak juga,aku kenal padamu karena pakaian itu aku yang mendesain"dia menunjuk baju pemberian kate san. "Kau kenal kate san? "Kataku. "Ya,dia guru menjahitku aku mengenalmu karena kate san berberapa hari yang lalu pernah kesini dan menceritakan tentang anak pediam aneh bernama reiji "wanita pegawai tersenyum melihatku. "(Anak pendiam aneh?) "aku binggung dengan tatapan datar. "Perkenalkan namaku sherry, bibi penjaga bar ini bernama Roxanne"sherry tersenyum sambil menunjuk bibi yang sedang mencuci piring. "Perkenalan namaku reiji muramasa"aku menundukan kepalaku. "Gwakkk"anak naga terbangun dan melihatku. Sherry dan aku melihat anak naga, "bagaimana kalau nama nya lily"aku tersenyum kecil. "Nama yang Indah"sherry tersenyum melihatku. Akhirnya aku menatap di desa ini selama 1 minggu, untuk membesarkan lily. "Wargggg"lily mengelus wajahnya ke kepalaku. "Wow sudah besar dia ya"sherry tersenyum melihatku. "Tidak terasa kau sudah tinggal di desa ini selama seminggu "bibi Roxanne tersenyum melihatku. Aku menaiki tubuh lily, "(bahkan dia lebih besar dariku) "aku mengelus kepala lily. "Ini bekalnya hati-hati di jalan tuan reiji "sherry tersenyum melihatku, "cupp"dia mencium pipiku, "aku menantikan kedatanganmu lagi ya"sherry tersenyum manis. Aku tersenyum kecil, "baik aku pergi dulu"lily belari sangat kencang walaupun sayapnya sudah agak besar di belum bisa terbang. Aku memulai petualanganku bersama lily, kami memburu monster yang mirip katak selama perjalananku. "One s***h "aku menggunakan skillku. "Wargggg"lily menggunakan skillnya membuat semua monster kebingungan dan langsung terpingsan. Semua monster mati dengan cakaran kaki lily, "warggg"lily tersenyum melihatku. "Malam ini kita berkemah disini "aku tersenyum kecil. Aku menghidupkan api unggun, dan memasak daging katak yang kami bunuh. "Info"aku melihat statusku. Level:27 Title:bear slayer dragon slayer Hp:40.000/40.000 Mp:10.500/11.000 Atk:111+ agility :120+ Def:110+ vit:100 + Skill point: 170 Skill :+ 100 "Levelku naik dua sedangkan lily sudah berlevel 15"aku melihat status lily. "Gwakkk"lily mendorong ku. "Kau sudah lapar ya maaf"aku langsung memasak daging katak yang di rebus dengan tanaman herbal yang aku temukan di hutan. "Klink" -Meat Frog horn tingkat c. -Green herbal tingkat c. aku melihat status daging monster yang aku bunuh. Selesai membuat makanan, "daging katak rebus tingkat b"aku melihat papan informasi. "(Tingkatannya besar juga) "kataku dalam hati. "Gwakkk"lily kesal karena perutnya sudah berbunyi. "Maaf lily, ayo kita makan"aku memakan, makananku bersama lily. "Enak juga"aku mengunyahnya daging kodok. "Gwakkkk"lily tersenyum senang sambil menghabiskan daging kodok yang ada di panci juga. "Kau kelaparan ya!"aku dengan tatapan datar dan menyudahi makanku. Aku berbaring di Batang kayu, namun mendadak Batang kayu tersingkir dan aku berada di perut lily. "Gwakkk"dia tersenyum melihatku. "Kau mau tidur bersama denganku ya"aku tersenyum senang. Lily menyandar kepalanya di bahuku dan tertidur, "selamat malam lily"aku tersenyum melihatnya dan ikut tidur. Di dalam mimpiku aku mendengar suara, "selamat tidur juga tuan"aku mendengar suara anak kecil. Di pagi hari aku terbangun karena cuaca yang sangat cerah dan burung-burung berkicau di pagi hari. "Whoomm"aku meregangkan badanku namun aku belum bisa membuka mataku, "lily waktunya bangun"aku merasakan sesuatu yang lembut seperti kulit. "Apa ini? "Aku membuka mataku dan melihat anak kecil t*******g berambut putih tertidur di sampingku. "Emmm, whoommmm"dia terbangun dan meregangkan badannya sama sepertiku. "(Entah kenapa dia mirip sepertiku?) "aku dengan tatapan datar. "Selama pagi tuan, hihihi"dia tersenyum melihatku sambil mengerjakan ekornya. "Siapa? "Aku binggung melihatnya. Bersambung .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD