"Ne tuan kapan kita sampai di kota"lily tersenyum melihatku.
Aku menggendong lily di kepalaku, "beberapa jam lagi mungkin "aku dengan tatapan datar.
Sebelumnya saat aku bangun tidur melihat lily untuk pertama kalinya.
"Tuan? "Anak kecil itu binggung melihatku.
"Siapa kau? "Aku dengan tatapan datar.
"Aku lily tahu "anak kecil itu menggembungkan pipinya.
"Tidak lily itu naga? "Aku bepikir dengan tatapan datar.
"Enggak percaya ini lily"dia berdiri membuat aku melihat tubuhnya yang t*******g.
Aku langsung memakai, kan nya bajuku yang sangat besar di tubuhnya yang aku ambil dimensi box.
"Maaf hanya pakaian ini yang aku punya "aku membersihkan debu di baju lily.
"Hehehe, tuan baik hati ya"dia tersenyum senang melihatku.
Aku binggung melihat dia, "nampaknya kita hanya bisa makan roti dulu "aku melihat isi tasku.
"Enggak masalah, makanan! "Lily beteriak dan langsung mengambil roti dalam tasku.
"Tunggu lily "aku memasukkan sedikit daging di rotinya.
"Wahhhh"lily dengan mata berbinar-binar,"Emmm enaknya "wajah senang lily.
"Amm"aku mengunyah rotiku hanya dengan bumbu barbeque tanpa daging.
Lily melihatku sambil melihat rotinya"Tuan bilang ahhh"lily menyodorkan sedikit potongan roti dengan daging miliknya.
"Ammm"aku mengunyah dengan wajah datar, "ini untukmu "aku memasukan sedikit roti ke mulut lily.
"Enak juga"wajah senang lily.
Waktu berlalu kami melanjutkan perjalanan menuju kerajaan diamond ,yang mungkin memerlukan waktu sekitar 2 jam dengan jalan kaki.
Aku menggendong lily di kepalaku ,"wahhh tingginya"wajah senang lily melihatku.
"Kau tidak pakai sepatu jadi, aku akan menggendongmu sampai ke kerajaan diamond "aku langsung melanjutkan perjalanan.
Tak terasa sudah 2 jam aku berjalan, aku melihat bentangan padang rumput yang Indah ,sedangkan lily tertidur di kepalaku.
"(Dia benar-benar lily, perasaannya sama saat dulu) "aku mengingat saat lily masih bayi dan sering tidur di kepalaku.
Setelah kami melewati padang rumput mataku takjub dengan kerajaan besar, tepat di bawah padang rumput"wahhh"aku takjub melihat kerajaan diamond untuk pertama kalinya.
Lily mulai membuka matanya, "wohmmmm"lily menguap dan melihat kerajaan diamond ,"wow tuan apakah kita akan kesitu"lily tersenyum melihatku.
"Benar"aku dengan tatapan tenangku dan langsung berjalan lagi.
Saat aku berada di depan pintu gerbang kerajaan, aku melihat banyak orang yang mengantri sambil menyerahkan uang masuk ke kerajaan.
"(1 koin emas) "aku melihat pedagang membayar uang masuk, "(gawat uangku tinggal 2 koin emas kalau aku membayar, aku tidak bisa membelikan baju lily) "aku melihat kantong uangku.
Aku teringat benda yang di berikan raja yaitu kepingan koin emas yang bertulisan bahasa aneh.
"Bayarannya "penjaga mencatat.
"Tunggu sebentar "aku mengeluarkan kepingan koin emas itu.
Penjaga terkejut melihatku, "baik kita periksa dulu ini asli atau tidak"penjaga langsung mengeluarkan tanda sihir dan simbol dari koin emasku keluar.
"Wahhh ini asli, jarang sekali ada utusan raja ke kerajaan diamond "penjaga tersenyum melihatku, "jadi apa yang kau inginkan di sini?"penjaga langsung mencatat.
"Berkunjung"aku dengan tatapan datar.
"Makanan "lily tersenyum senang.
"Hahaha, aneh sekali kalian ini "penjaga tertawa melihat kami, "baik selamat datang di kerajaan diamond "penjaga menghormati kami.
Saat kami memasuki kerajaan banyak orang berjualan barang dagangan mereka, orang yang lalu lantang dan tempat ini di penuhi dengan bangunan yang mungkin lebih besar dari kerajaan resya.
"Makanan"lily tersenyum melihat banyak orang berjualan daging bakar.
"Tunggu dulu ya, kita beli pakaian dulu "aku melihat lily yang di atas kepalaku.
Aku berjalan menuju toko pakaian, namun entah kenapa kami menjadi pusat perhatian.
"(Apakah pakaian ini terlihat aneh,atau senjataku yang mirip wadah peti mati?) "aku binggung sambil melihat orang-orang.
Yang dilihat sebenarnya orang-orang adalah telinga reiji dengan ekor milik lily yang bergerak-gerak.
Di depan toko pakaian aku menurunkan lily dari atas kepalaku, dan kami berdua masuk ke toko pakaian.
"Selamat datang! "Wanita berkacamata terkejut melihatku, "(kalau dilihat pakaiannya mereka orang miskin huh, malangnya hidupku ini)"wajah kecewa wanita tersebut.
"Ne tuan orang miskin itu apa? "Lily melihatku.
"(Apa dia bisa membaca pikiranku!) "wanita tersebut gemetaran.
"Orang miskin adalah orang yang tidak memiliki uang mungkin "aku bepikir.
Lily melihat pemilik toko pakaian,dan aku langsung meletakan 1 koin emas di atas meja.
"Bisa kau memberikanku pakaian yang tidak pernah rusak"aku menunjuk lily.
Dia terkejut melihatku, "(astaga ternyata dia orang kaya) "wanita tersebut gemetaran.
"(Kenapa dengan wajahnya?) "aku binggung.
Lily tersenyum senang sambil melihat pakaian yang seukuran dengannya, "wahh,ne tuan lily boleh minta ini "lily menujuk salah satu pakaian.
"Sob-sob"aku mengelus kepala lily,"enggak boleh mungkin nanti sekali pakai langsung rusak kan"aku dengan tatapan datar.
"Emmm, baiklah "lily menggembungkan pipinya.
Wanita itu mengeluarkan baju hitam yang seukuran tubuh lily, "baju ini tahan dengan perubahan bentuk pemiliknya, jika saja berubah dalam bentuk tertentu "wanita itu tersenyum melihatku.
"Emmmm, pas enggaknya "aku melihat pakaian lily yang terlalu terbuka.
Lily tersenyum melihat pakaian ini, "lily mau ini!! "Lily beteriak senang.
"Bomsss"lily berubah menjadi naga hitam yang lebih besar dari kemarin, "wahhh, tempatnya makin sempit"lily tersenyum senang.
"Kau lebih besar dari sebelumnya "aku bepikir.
"Jahat begitu bicaramu dengan wanita ya"lily menggembungkan pipinya.
"D... D.... Dark dragon "dia terduduk.
"Kakak kenal dengan ras lily ya"aku menunjuk lily.
"(Tidak seingatku dark dragon ,sudah mati di bunuh pahlawan di kerajaan resya) "wanita pemilik toko bepikir, "kau benar-benar dark dragon "dia beteriak karena tak sengaja melihat ekor lily yang berwarna biru.
"Dark dragon itu apa?"lily melihatku.
"Mungkin itu rasmu lily "kataku.
"Eh, begitu ya"lily langsung duduk, dan tersenyum senang.
Aku mendekati kakak pemilik toko, "jadi apakah baju itu bisa digunakannya lily"aku dengan tatapan datar.
"Eh, bisa kok dia tahan dengan perubahan bentuk"kakak pemilik toko mengangguk-angguk.
"Baik lily aku beli ini "aku tersenyum kecil melihat lily.
"Hore! "Lily beteriak senang, "bomsss"lily berubah menjadi manusia lagi, namun dengan keadaan t*******g.
"Huh, dia bisa melakukan itu juga?"kakak pemilik toko terkejut melihat lily.
Tak beberapa lama lily telah menganti pakaiannya, "wahhhh, pasnya"wajah senang kakak pemilik toko.
"Hehehe "lily tersenyum senang.
"Pakaiannya cocok untukmu"aku tersenyum kecil.
Aku berpikir sambil melihat lily"Hemmm, lily kau bisa merubah bagian tanganmu saja tidak"kataku.
"Baik tuan, akan lily coba"lily mengepalkan tangan kananya dan"bomss"tangan lily berubah menjadi tangan naga yang seukuran dengan bentuk aslinya.
"Wahhh, berhasil tuan"lily tersenyum senang melihatku.
"(Seram!) "kakak pemilik toko terkejut.
"Emm, lily seram ya"lily menundukan kepalanya.
"Enggak kok, lily manis"wanita pemilik toko gemetaran.
Aku mendekati lily"Bagus lily"aku mengelus kepala lily, "baik waktunya kita makan"kataku.
Lily tersenyum senang, "makanan "tangan lily berubah menjadi manusia lagi dan memeluk tubuhku.
"Tunggu nak kembaliannya "kaka pemilik toko meneriakiku.
"Ambil saja, kakak"aku tersenyum kecil, dan meninggalkan toko.
"Anak yang aneh, tapi aku tidak menyangka dia memiliki dark dragon ,hahaha apalagi dark dragon nya sangat imut"pemilik toko tertawa melihat kami yang sudah keluar toko.
Bersambung