BAB 102

1278 Words

Nina duduk di samping Bryan. Nisa sendiri sudah masuk ke dalam rumah dengan barang belanjaanya yang langsung dibawa para bodyguard yang begitu setia di depan rumah. Nina melirik ke Bryan yang sedang menikmati s**u cokelat buatan Mirna. Nina sebenarnya merasa bersalah bukan main. Seharusnya dia yang nentraktir Bryan makan sebagai tanda terima kasihnya karena sudah ditolong dari beberapa kejadian oleh Bryan. Namun kenyataannya malah Nisa yang membayar makanan tadi saat ketiganya mampir di salah satu cafe favorite Nisa dan Adit. Semula Bryan menawarkan diri untuk membayar, membuka dompetnya namun dengan cepat ditolak Nisa. Nia yang merasa sudah banyak dibantu bryan saat belanja bulanan di supermarket tadi, merasa punya kewajiban untuk berterima kasih. Padahal Nisa sudah membelikan Bryan c

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD