Rachel menurunkan kedua kakinya setelah hampir satu jam dibonceng Rachel dari pantai. Kemacetan di sore hari, Membuat perjalanan semakin terasa panjang. Kedua mata Nina masih terlihat bengkak akibat menangis. Nina menundukkan kepala sedangkan Bryan, menatapnya dari atas sepeda motor. Bryan melepaskan helmnya dan Meletakkannya di atas sepeda motornya. "Jangan sedih lagi," ucap Bryan yang berhasil menarik senyuman di bibir Nina, walau tidak terlalu mengembang. Dia terpaksa melakukannya hanya sekedar untuk menghargai ucapan Bryan yang mencoba menghiburnya. "Gue pulang ya," ucap Bryan yang mulai terlihat bingung karena takut Nina malah kembali berbalik lantas pergi meninggalkannya begitu saja seperti sebelumnya. "Jangan pulang!" cegah Nina cepat saat Bryan berniat memakai helmnya. Brya

