Bab 65

2040 Words

Marinka langsung menoleh ke arah Lara, matanya berbinar seperti biasa ketika bertemu orang yang sudah lama tak ditemuinya. “Lara, lama banget nggak ketemu. Kamu baru mulai kerja lagi hari ini, ya? Aku udah beberapa kali ke sini tapi kamu nggak ada. Teleponmu juga nggak aktif.” Lara sontak terdiam. Jantungnya berdebar aneh waktu Marinka melangkah mendekat dan merangkulnya sebentar. Pelukan itu hangat, tapi tubuh Lara terasa kaku, tangannya bingung harus membalas atau tidak. Lagi lagi, perasaan bersalah itu menyeruak. Tidak bisakah Marinka bersikap sebaliknya? Kenapa wanita itu malah sebaik ini padanya? “I-iya, Mba… aku baru mulai kerja lagi,” ucapnya terbata, suara lirih yang hampir tenggelam oleh riuhnya keluarga di sekeliling mereka. Dari arah lain, mama Indah dengan sabar mengantar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD