Bab 137

903 Words

Marinka benar-benar tidak bisa bergerak untuk beberapa detik. Tubuhnya membeku di tempat, sementara matanya terus menatap Niko yang masih bersimpuh di hadapannya. Pemandangan itu terasa begitu asing sampai membuat dadanya semakin sesak. Lelaki yang selama ini begitu dingin, begitu sulit dijangkau, kini justru menundukkan dirinya di depan orang lain. Dan ia yakin… itu bukan untuk dirinya. Bukan karena hubungan mereka. Bukan karena pernikahan mereka yang perlahan hancur. Tetapi karena… Lara. Mungkin. Perlahan, jemari Marinka mengepal kecil di sisi tubuhnya. Ada rasa sakit yang menjalar pelan di dalam dadanya, menyebar begitu luas sampai membuat napasnya terasa berat. Ia bahkan tidak tahu mana yang lebih menyakitkan sekarang—cara Niko selalu menjauhinya, atau kenyataan bahwa lelaki itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD