“Ya Tuhan, inikah gadismu, Daniel? Cantik sekali!” Wanita cantik dengan tampilan rapi itu menghampiri Diva yang tersenyum malu di ujung pintu Perancis yang menghadap langsung ke taman. Keluarga Daniel sedang berkumpul di taman saat mereka sampai. Ayahnya, ibunya, dan dua adik Daniel. Mereka tampak sedang asyik menikmati sore bersama. “Aku Rania, ibu dari anak nakal ini. Dia memperlakukanmu dengan baik kan, Sayang?” Rania memeluk Diva sekilas dengan hangat. Rania tidak tampak seperti seorang ibu tiri yang kejam. Justru Diva melihat jika wanita itu memiliki cinta yang besar untuk Daniel. Wanita itu menatap Daniel penuh kerinduan saat Daniel menghampiri dan memeluknya. Bahkan Diva bisa melihat mata wanita itu tampak basah. “Rania,” Daniel protes dan cemberut padanya hingga wanita itu tert

