SAHABATKU MERENGGUT KEPERAWANANKU

518 Words
Entah kenapa berduaan dengan Erika membuat juniornya Keenly menegang, apalagi saat Keenly memperhatikan bibir seksi Erika. Kejadian tadi pagi terus mengganggunya. Keenly berusaha mengalihkan pikiraannya dengan tujuan si juniornya bisa lembek kembali. Tetapi tetap saja tidak bisa mengendalikan si junior. Ka ambilin air putih dong, aku haus banget nih, pinta Keenly pada gadis itu. Woiiii......tenang....tenang kamu tidak boleh tegang begini sekarang, ketus Keenly sambil meremas isi celananya. Dia berharap Erika agak lama di dapur, tetapi Erika tidak merasa aneh pada sahabatnya yang haus ditengah hujan yang lebat. Tak lama kemudian Erika muncul sambil membawa segelas air putih di tangannya. Ken, nih air putihnya silakan di minimu sambil menyodorkan gelasnya pada Keenly. Erika tidak menyadari bajunya agak logar bagian depannya, dengan Erika menunduk ke bawah buah seger yang terbungkus oleh bajunya keliatan sama si Keenly. Hal tersebut membuat si juniornya Keenly kembali mengeang saat melihat buah yang begitu segar. Wah, Kenly sadar jangan m***m ini Erika sahabat lo, bukan cewek lo, ketus Keenly dalam hati tapi hal tersebut tak dapat mengendalikannya malah membuat dia makin nekat. Ka boleh nggak aku liat kamar mu. Aku penasaran dekorasi kamarmu kayak bagaimana sih, udah lama kita temanan tapi kamu baru sekarang ajak aku masuk, sahut Keenly pada Erika. Erika pun tidak merasa aneh saat sahabat nya itu pengen melihat kamarnya, dalam hati Erika itu semua wajar aja lagian Keenly cuman mau liat dekorasi kamarnya aja. Boleh kok Ken, masuk aja, ajak Erika sambil membukakan pintu kamar buat sahabatnya itu. Begitu mereka berhasil masuk ke dalam kamar, tiba-tiba Keenly menutup pintu kamarnya. Ken, kok pintunya ditutup sih, tanya Erika khawatir sahabatnya buat macam-macam dengan dirinya. Nggak apa-apa kok daripada ada orang yang liatkan nanti mereka curiga lagi kalau kita pacaran, jawab Keenly membela diri. Ia sama aja Ken, ini lebih mencuriga....kata-kata Erika tidak bisa dilanjutkan karena secara spontan Keenly melakukan aksi nya lagi. Dia pun mencium bibirnya sehingga Erika kesulitan bernafas. Keenly terus-terusan melakukan aksinya sampai dia tak menghiraukan penolakan gadis itu, Erika tidak bisa buat apa-apa Keenly begitu kuat sehingga gadis itu tak bisa berbuat apa-apa selain menangis. Sahabat yang udah dia percaya selama ini rela melakukan hal yang keji, merengut keperawananya dengan paksa. Ini bukan hal yang ingin dia lakukan, dia ingin mempersembahkan kesuciannya kepada suaminya suatu saat nanti di malam pertama yang begitu romantis. Memang dia mencintai Keenly sahabatnya tetapi bukan berarti dia mempersembahkan keperawananya padanya. Keinginan junior milik Keenly terpenuhi, dia baru menyadarai atas apa yang telah dia perbuat terhadap gadis yang dia cintai selama ini. Keenly, keluar kamu dari kamar saya, saya benci dengan kamu, teriakan Erika dengan penuh marah dan kesal pada sahabatnya itu. Ka...ka saya minta maaf, sungguh saya minta maaf, ujar Keenly sambil menangis. Apa!!!! Minta maaf!!bentak Erika. Kamu sadar nggak sih, barusan kamu lakuin apa terhadap saya, kamu jahat Keenly, kamu tega sekali sama saya, ujar Erika sambil menangis. Ia Ka, aku minta maaf, aku tau aku salah, aku kilaf Erika, sahut Keenly sambil berlutut dihadapan gadis yang sudah ia sakitin itu. Erika tidak memaafkannya tetapi malah mengusir Keenly dari kosnya. Keenly pun meninggalkan Erika yang masih menangis di tengah hujan yang begitu lebat.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD