Beberapa minggu sudah berlalu. Silvia kembali ceria seperti biasanya, menyambut pagi dengan penuh semangat dan menebarkan aura positif pada setiap orang yang berada dekat dengannya. Tidak ada satu orang pun membahas apa yang terjadi pada Silvia selama beberapa minggu terakhir. Memang hanya Dinda yang tahu persoalan sebenarnya dan Dinda bukanlah ember bocor yang akan menyebarkan rahasia ke mana-mana. Ada batasan yang Dinda tetapkan, mana hal yang pantas dijadikan bahan gurauan dan mana yang menjadi rahasia pribadi. Andra masih juga belum menghubungi Silvia lagi. Silvia mencoba memahami bagaimana perasaan Andra. Silvia juga tidak mencoba mengusik ketenangan Andra dengan membahas apa suku papanya Andra seperti yang dipesankan oleh abangnya. Untuk sementara, sepertinya begini lebih baik. Sil

