Tidak mudah ternyata menyembuhkan rasa kecewa. Sakitnya begitu lebih terasa dari sebuah cemburu. Apalagi kalau harapan itu sudah terlanjur dirangkai dengan sangat rapih. Rasa seperti itu yang saat ini tengah bersarang di hati Andra. Andai saja Andra tidak terlalu menaruh harapan besar pada Silvia kemungkinan rasa kecewa itu tidak akan tumbuh subur di hatinya saat ini. Sekembalinya ke Jember, Andra lebih banyak diam dan kadang melamun, tidak jauh-jauh tentang Silvia tentunya. Dia hanya mendekam di kamar tanpa melakukan apa pun. Tidak juga berusaha menghubungi Silvia. Andra bukan sedang lari dari kenyataan. Dia hanya sedang mempersiapkan dirinya untuk rasa kecewa lebih besar yang mungkin saja datang menghampirinya. Andra merasa harga dirinya terusik akibat perbuatan Silvia. Andra sama seka

