BAB 26. SIMFONI MAUT DI PERUT BUMI

1426 Words

Lantai bawah tanah Hotel Pratama Grand bukanlah tempat bagi mereka yang berkantung tebal. Jika di lobi utama udara beraroma parfum parisian dan bunga lili, maka di sini, lima lantai di bawah permukaan tanah, udara adalah campuran antara karat, uap panas, dan residu solar. Ini adalah perut bumi yang sunyi, tempat pipa-pipa raksasa berkelok seperti usus monster baja yang terus menderu tanpa henti. Boy (25) melangkah dengan hati-hati. Seragam housekeeping birunya kini basah oleh keringat, menempel ketat di punggungnya yang bidang. Setiap langkah yang ia ambil memicu rasa nyeri yang luar biasa dari bahu kirinya. Luka terseret aspal akibat insiden di Gudang Blok C kemarin belum mengering, setiap gerakan lengan membuat luka itu seolah ditarik paksa. Namun, Boy tidak boleh menunjukkan rasa sakit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD