"Kamu tau kesalahanmu apa, ha!" geram Oma Ica. Mendengar kemarahan sang Oma, Kean menundukan kepala. Melihat hal itu Selena merasa kasihan tetapi memilih bungkam, karena dia juga mencemaskan Amara. "Maaf, Oma. Kean bikin Oma khawatir dan nungguin di luar. Lagi malam handphonenya di setting jangan ganggu, baru liat tadi," balas lelaki itu. Selena langsung protes karena ia tidak terima dengan perkataan sang anak. "Bukan cuma Oma, Kean. Tapi kami juga!" Kean mendengar ucapan wanita yang melahirkannya hanya mendelik, mendapatkan perlakuan seperti itu Selena hanya mengembuskan napas pelan, melihat hal tersebut, Oma Ica segera mengeluarkan suara. "Bukan cuma itu, kamu juga buat cucu menantu Oma kaya gini," desis wanita paruh baya itu. Setelah berkata demikian, Oma Ica menatap cucuny

