Keputusan Sepihak

1106 Words

»Tasya PoV«   Aku melambai pada Suci yang sudah mau mengantarku sampai rumah. Dengan kunci yang kumiliki, aku membuka pintu depan.   Cklek   "Astaga! Mamah ... Kenapa duduk di sini? Bukannya tidur."   Aku terkejut melihat mama sedang duduk di sofa ruang tamu.   "Pulang sama siapa? William?" Mama bertanya dengan nada yang tidak biasa.   Aku menggeleng pelan. "Tasya pulang sama Suci, teman kuliah Tasya," jawabku yang masih bingung.   Biasanya Mama tidak pernah bertanya-tanya tentang hal seperti itu. Ia masuk dan meninggalkanku sendiri tanpa berkata apa pun lagi.   Aku juga memilih naik ke kamarku sendiri dan istirahat.   Setelah ganti baju dan membersihkan diri, aku mengeluarkan ponsel dari dalam tas. Aku mencoba menghubungi Will. Seharusnya ia sudah pulang. Sudah hampir pu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD